BANTAENG,PO – Ketua terpilih Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bantaeng, Fitrah Afriandi, S.Sos., M.AP., menegaskan komitmennya menjadikan KNPI sebagai rumah besar bagi seluruh organisasi kepemudaan (OKP) tanpa sekat dan diskriminasi.
Komitmen tersebut menjadi salah satu arah kepemimpinan Fitrah pasca terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Bantaeng ke-XVI, yang diikuti tiga kandidat dalam kontestasi perebutan kursi ketua.
Mengemban amanah kepemimpinan organisasi kepemudaan, Fitrah menilai konsolidasi dan persatuan seluruh OKP merupakan fondasi penting untuk membangun kekuatan pemuda yang solid, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Ia menegaskan, dalam mengakomodasi seluruh OKP, pihaknya akan mengedepankan prinsip kesetaraan, keterbukaan, dan kebersamaan tanpa membeda-bedakan latar belakang maupun afiliasi organisasi.
Setiap OKP, menurutnya, harus mendapatkan ruang yang sama untuk berkontribusi, menyampaikan gagasan, serta terlibat aktif dalam merancang dan menjalankan program kepemudaan.
“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi sekat di antara pemuda. Saatnya kita bersatu, berkolaborasi, dan bergerak bersama untuk menjadikan KNPI sebagai kekuatan pemuda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Bantaeng,” tegas Fitrah, Minggu 01 November 2026.
Menurutnya, KNPI tidak boleh hanya menjadi wadah berhimpun organisasi, tetapi harus tampil sebagai ruang kolaborasi yang mampu menyatukan berbagai potensi, kapasitas, dan gagasan generasi muda.
Karena itu, perbedaan dalam proses Musda harus ditempatkan sebagai bagian dari dinamika demokrasi organisasi. Setelah kontestasi berakhir, seluruh elemen kepemudaan diharapkan kembali merapatkan barisan dan mengedepankan kepentingan bersama.
Fitrah juga mengharapkan dukungan seluruh OKP untuk membangun komunikasi yang konstruktif, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan pemuda dan masyarakat.
Ke depan, tantangan KNPI bukan hanya menjaga soliditas internal, melainkan juga bagaimana mendorong pemuda mengambil peran strategis dalam berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, kewirausahaan, ekonomi kreatif hingga pembangunan daerah.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, KNPI Bantaeng diharapkan mampu melahirkan gerakan kepemudaan yang lebih progresif, mandiri, dan berkelanjutan.
Kepemimpinan baru ini sekaligus menjadi momentum untuk membuktikan bahwa persatuan pemuda bukan sekadar slogan organisasi, melainkan kekuatan kolektif dalam mengawal pembangunan dan menyiapkan masa depan Kabupaten Bantaeng.
Amin









