iklan Promo

Prabowo Genjot Bedah Rumah dan Rumah Subsidi, UMKM Diperkuat

JAKARTA,PO — Pemerintah memperkuat program penyediaan hunian layak melalui peningkatan program bedah rumah, perluasan akses rumah subsidi, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis produk lokal.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait usai melaporkan perkembangan program perumahan kepada Presiden Prabowo Subianto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Dalam laporannya, Maruarar menyampaikan perkembangan program bedah rumah yang menunjukkan peningkatan signifikan. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak dan meningkatkan kualitas lingkungan hunian.

Selain memperbaiki rumah masyarakat, pemerintah juga terus memperluas kesempatan kepemilikan rumah melalui program rumah subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan tempat tinggal dengan dukungan pembiayaan perumahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, pemerintah mendorong pemanfaatan bahan bangunan produksi dalam negeri guna memperkuat ekonomi lokal. Salah satu langkah yang disoroti ialah pengembangan industri genteng tanah liat berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI) berbasis UMKM di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Pengembangan produk lokal ini diharapkan membuka peluang usaha, memperluas pasar bagi pelaku UMKM, serta meningkatkan keterlibatan industri daerah dalam pembangunan perumahan.

Presiden Prabowo juga menginstruksikan persiapan program ASRI untuk menciptakan lingkungan permukiman yang nyaman, indah, dan sehat. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui partisipasi pelaku usaha lokal.

Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berupaya mengintegrasikan penyediaan hunian layak, peningkatan kualitas lingkungan, dan penguatan ekonomi rakyat.

Keberhasilan pelaksanaannya akan bergantung pada ketepatan sasaran penerima manfaat, kualitas bangunan, serta efektivitas pelibatan UMKM lokal agar program perumahan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sumber: BPMI Sekretariat Presiden

Editor : Tim Redaksi