iklan Promo

Puskesmas Kota Bekali Kader dan Masyarakat dengan Akupresur

BANTAENG, PO — UPT Puskesmas Kota terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui pengenalan kesehatan tradisional (Kestrad) kepada masyarakat. Sabtu (3/10/2026), Tim Kestrad Puskesmas Kota melaksanakan sosialisasi dan pembinaan kader tentang Asuhan Mandiri Titik Akupresur di Posyandu Srikandi 2, Kelurahan Tappanjeng.

Kegiatan menyasar 10 peserta, terdiri dari lima kader dan lima masyarakat. Peserta mendapatkan pendampingan mengenai titik-titik akupresur pada anak yang dapat dipraktikkan sebagai bagian dari upaya mendukung pencegahan stunting.

Kepala UPT Puskesmas Kota, dr. Nurfatmiyanti Gani, mengatakan pembinaan kader menjadi penting agar pengetahuan tentang kesehatan tradisional dapat diterapkan secara tepat di tingkat keluarga dan masyarakat.

“Kami ingin kader tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang bisa diterapkan dalam pendampingan keluarga. Akupresur ini kami kenalkan sebagai salah satu pendekatan pendukung dalam menjaga kesehatan anak,” ujarnya.

Tim Kestrad memberikan edukasi sekaligus pendampingan praktik mengenai titik akupresur pada anak, sehingga kader dan masyarakat dapat memahami cara penerapannya secara tepat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Amiruddin Nur, S.T., M.M., mengapresiasi langkah Puskesmas Kota dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui kader.

> “Penguatan kapasitas kader merupakan investasi penting dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Semakin banyak kader yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, semakin kuat pula upaya promotif dan preventif di tingkat keluarga,” katanya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader serta masyarakat dalam memanfaatkan pendekatan kesehatan tradisional secara tepat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga dan mendukung pencegahan stunting sejak dini.

Abhy