BANTAENG,PO — UPT Puskesmas Moti terus memperkuat pemantauan tumbuh kembang anak melalui pemantauan balita dengan status gizi kurang yang mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal di Desa Bajiminasa, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan menyasar dua balita dan dilaksanakan oleh Penanggung Jawab Gizi bersama pendamping. Pemantauan dilakukan melalui pengukuran berat badan untuk melihat perkembangan kondisi gizi anak sekaligus mengevaluasi efektivitas intervensi yang diberikan.
Kepala UPT Puskesmas Moti mengatakan pemantauan secara berkala penting agar pemberian PMT tidak hanya sebatas distribusi makanan, tetapi benar-benar diikuti dengan melihat perkembangan kondisi anak.
“Setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda. Karena itu, pemberian PMT perlu disertai pemantauan secara rutin agar kita mengetahui perkembangannya dan dapat menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Kegiatan pemantauan berjalan lancar. Puskesmas Moti terus mendorong keterlibatan keluarga dalam memastikan PMT lokal dikonsumsi sesuai anjuran serta menjaga pola makan anak di rumah.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Amiruddin Nur, S.T., M.M., mengapresiasi langkah Puskesmas Moti yang melakukan pemantauan secara langsung dan berkelanjutan.
“Intervensi gizi akan lebih bermakna ketika diikuti pemantauan. Upaya seperti ini penting untuk memastikan setiap anak mendapatkan perhatian sesuai kondisi dan kebutuhannya,” ujarnya.
Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya Puskesmas Moti memperkuat intervensi gizi berbasis masyarakat serta memastikan tumbuh kembang anak terus mendapat perhatian.
Abhy









