iklan Promo

Tumpukan Bata di Dampang Dinilai Bahayakan Pengendara

BULUKUMBA,PO – Tumpukan material bata ringan yang dijual sejumlah toko di Desa Dampang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dikeluhkan warga karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Material bangunan tersebut disebut ditumpuk hingga mencapai ketinggian sekitar empat meter dan berada cukup dekat dengan badan jalan. Kondisi itu dikhawatirkan dapat mengganggu jarak pandang maupun keselamatan pengendara yang melintas.

Iswan, salah seorang pengendara roda dua, mengaku khawatir melihat posisi tumpukan bata ringan yang berada di dekat aspal.

“Bahaya sekali, dekat juga dari aspal itu bata disusun,” keluh Iswan Sabtu 15 Agustus 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut semestinya menjadi perhatian pemerintah setempat maupun instansi terkait. Ia meminta Pemerintah Desa, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP melakukan pengecekan terhadap lokasi dan mengambil langkah jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Pihak terkait harus turun tangan. Jangan nanti sudah ada korban jiwa baru bertindak,” tegasnya.

Iswan juga meminta aspek perizinan usaha turut diperiksa, terutama apabila lokasi penjualan material tersebut berada pada area yang tidak sesuai dengan ketentuan sempadan jalan.

“Kalau memang lokasi jualannya tidak memenuhi ketentuan, pihak perizinan juga harus mengevaluasi. Mestinya turun melihat langsung kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ia berharap penertiban dan pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap pedagang yang berada di kawasan perkotaan, tetapi juga menyasar aktivitas usaha di wilayah desa yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Desa Dampang maupun instansi terkait mengenai keberadaan tumpukan material tersebut dan langkah penanganan yang akan dilakukan.

Iswanto

Editor : Amin