BANTAENG,PO – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzi Nurdin, secara resmi membuka Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) III yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bantaeng di Baruga Latippa, Pantai Marina, Jumat (31/7/2026).
Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang Riset dan Teknologi Dewan Pengurus Pusat (DPP) GMNI, Muhammad Fajar, bersama jajaran pengurus organisasi dan para peserta kaderisasi. Kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 3 Agustus 2026.
Mengangkat tema “Re-aktualisasi Trisakti sebagai Jalan Revolusi Kita”, KTD III menjadi wadah pembinaan kader untuk memperkuat pemahaman ideologi, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal dalam menjawab tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzi Nurdin memberikan apresiasi atas konsistensi GMNI Bantaeng dalam membangun kader-kader muda yang memiliki karakter, integritas, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah.
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan yang diusung GMNI berpijak pada semangat mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Semangat tersebut, kata dia, harus diwujudkan melalui keberpihakan terhadap berbagai kelompok masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM hingga masyarakat yang membutuhkan perhatian dalam proses pembangunan.
“Manfaatkan proses kaderisasi ini untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat. Bantaeng membutuhkan generasi muda yang kritis, berintegritas, dan mampu melahirkan gagasan-gagasan inovatif demi kemajuan daerah,” ujar Bupati.
Turut hadir dalam pembukaan KTD III tersebut Ketua DPC GMNI Bantaeng Jabal Rakhmad, Ketua Pengurus Alumni GMNI Cabang Bantaeng Muh. Ihsan Hidayat B., jajaran pengurus DPC GMNI Bantaeng, serta seluruh peserta kaderisasi yang akan mengikuti rangkaian kegiatan hingga penutupan.
Naskah ini telah disusun dengan gaya bahasa media online yang lebih mengalir, profesional, dan berbeda dari narasi sebelumnya tanpa mengubah substansi informasi.
Editor : Amin









