iklan Promo

Kisah Haru Safar, Yatim yang Kini Menggapai Mimpi Lewat Sekolah Rakyat

BANTAENG,PO – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melepas lima anak asal Kabupaten Bantaeng untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat yang dikelola Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Prosesi pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Senin (13/7/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan motivasi kepada para peserta didik agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh demi meraih masa depan yang lebih baik.

Salah satu kisah yang menyentuh datang dari Safar, satu dari lima anak yang terpilih mengikuti program tersebut. Di balik semangatnya untuk menuntut ilmu, Safar menyimpan perjalanan hidup yang penuh perjuangan.

Sejak kecil, ia telah menjadi yatim dan harus menjalani kehidupan tanpa kehadiran ibunya. Bahkan, dalam kondisi yang serba terbatas, Safar pernah menghabiskan waktu hingga lima hari tidur di area persawahan. Meski dihadapkan pada berbagai kesulitan hidup, tekadnya untuk tetap bersekolah tidak pernah surut.

“Hari ini Safar berangkat menggapai cita-citanya melalui Sekolah Rakyat. Semoga ia tumbuh menjadi anak yang sukses, berakhlak baik, dan mampu membanggakan keluarga serta daerahnya,” ujar Bupati Fathul Fauzy Nurdin.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya Program Sekolah Rakyat yang dinilai menjadi harapan baru bagi anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera agar tetap memperoleh pendidikan yang layak.

Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memutus mata rantai kemiskinan melalui akses belajar yang setara dan berkualitas.

Abhy

Editor : Amin