JAKARTA,PO – Kantor Staf Presiden (KSP) menegaskan dukungannya terhadap berbagai upaya penguatan peran perempuan Indonesia, baik dalam pembangunan nasional maupun di kancah internasional.
Komitmen tersebut mengemuka saat Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menerima audiensi jajaran Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Dalam pertemuan itu, KOWANI memaparkan sejumlah agenda strategis yang tengah diperjuangkan. Salah satunya adalah usulan pencatatan arsip sejarah gerakan perempuan Indonesia ke dalam program Memory of the World (MoW) UNESCO sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan dokumenter bangsa.

Selain itu, pembahasan juga mencakup penguatan keterlibatan perempuan Indonesia pada berbagai forum internasional serta peningkatan program pemberdayaan perempuan yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan apresiasi atas kontribusi KOWANI dalam mendorong kemajuan perempuan Indonesia. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan yang memiliki jaringan luas memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program-program prioritas pemerintah.
“Kolaborasi pemerintah dengan organisasi yang memiliki jejaring luas seperti KOWANI sangat penting untuk mendukung percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah,” ujar Dudung.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan KOWANI terus diperkuat sehingga mampu memperluas kontribusi perempuan Indonesia, baik sebagai penggerak pembangunan di dalam negeri maupun sebagai representasi bangsa di tingkat global.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan organisasi perempuan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sumber: Kantor Staf Presiden









