Bantaeng,PO – Ada kisah haru di balik kegiatan kunjungan rumah yang dilakukan UPT Puskesmas Loka, Senin (06/07/2026). Dipimpin langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Loka, Sartika, SKM., MKM., bersama tim kesehatan, Kepala Desa Bonto Lojong, dan Kepala Dusun Lanynying I, petugas mendatangi rumah Ibu Syamsiah, seorang ibu hamil risiko tinggi (resti) yang tinggal di Dusun Lanynying I, Desa Bonto Lojong.
Menurut Irma, Humas UPT Puskesmas Loka, kunjungan tersebut dilakukan setelah petugas memperoleh informasi bahwa Ibu Syamsiah yang sedang memasuki trimester ketiga kehamilan mengalami kondisi yang memprihatinkan. Selain mengalami gangguan penglihatan hingga tidak dapat melihat, ia juga sudah beberapa hari tidak mau makan.
“Saat kami tiba, yang paling terasa adalah kekhawatiran keluarga. Kondisi Ibu Syamsiah membutuhkan perhatian segera. Karena itu kami datang tidak hanya sebagai petugas kesehatan, tetapi juga sebagai sahabat yang ingin memastikan beliau mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan,” tutur Irma.
Dalam kunjungan tersebut, tim kesehatan bersama pemerintah desa memberikan edukasi kepada suami dan anak-anak Ibu Syamsiah mengenai pentingnya perawatan medis untuk menjaga keselamatan ibu dan calon bayi yang dikandungnya. Pendekatan dilakukan secara persuasif dan penuh empati agar keluarga memahami kondisi yang dihadapi.
Irma mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam upaya tersebut. Kepala Desa Bonto Lojong dan Kepala Dusun Lanynying I turut aktif mendampingi proses komunikasi dengan keluarga hingga akhirnya tercapai kesepahaman untuk membawa Ibu Syamsiah mendapatkan perawatan di puskesmas.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, keluarga bersedia dan berencana membawa Ibu Syamsiah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Ini menunjukkan bahwa persoalan kesehatan tidak bisa diselesaikan sendiri, tetapi membutuhkan kepedulian bersama,” lanjutnya.
Kepala UPT Puskesmas Loka, Sartika, SKM., MKM., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya dilakukan di dalam gedung puskesmas, tetapi juga harus hadir langsung menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. Andi Iksan, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh tim Puskesmas Loka bersama pemerintah desa.
“Kisah Ibu Syamsiah mengingatkan kita bahwa pelayanan kesehatan yang humanis lahir dari kepedulian dan kolaborasi. Terima kasih kepada seluruh petugas, pemerintah desa, dan keluarga yang bersama-sama berupaya menjaga keselamatan ibu dan bayi. Inilah semangat Bantaeng Bangkit, hadir untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa di balik setiap layanan kesehatan, ada nilai kemanusiaan, kepedulian, dan gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Bantaeng.
Abhy
Editor : Hendri









