iklan Promo

Puskesmas Kota Edukasi Kestrad dan TOGA, Warga Dilatih Olah Kunyit Asam

BANTAENG,PO – Upaya meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan terus dilakukan oleh UPT Puskesmas Kota melalui kegiatan sosialisasi pengenalan kesehatan tradisional (kestrad) dan asuhan mandiri Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Posyandu A’bulosibatang, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini melibatkan kader posyandu serta masyarakat setempat dengan fokus pada pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai alternatif menjaga kesehatan secara alami dan berkelanjutan.

Tim petugas yang terlibat terdiri dari tenaga kesehatan, di antaranya Indah, Bidan Ninda, Bidan Hesty, St. Saruni, S.Farm, serta Nur Cahyani Rahman, AMK. Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan edukasi, tetapi juga praktik langsung pembuatan minuman herbal berbahan dasar kunyit asam.

Pendampingan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengolah tanaman obat yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar menjadi produk yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga.

Kepala UPT Puskesmas Kota, dr. Nurfatmiyanti Gani, mengatakan bahwa pemanfaatan TOGA menjadi salah satu strategi dalam mendorong kemandirian kesehatan masyarakat.

> “Melalui pemanfaatan TOGA, masyarakat dapat menjaga kesehatan secara mandiri dengan bahan yang mudah diperoleh. Ini juga menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif yang terus kami dorong,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa edukasi seperti ini penting untuk menghidupkan kembali budaya pemanfaatan tanaman obat tradisional yang aman dan bermanfaat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Iksan, mengapresiasi kegiatan yang mendorong kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan.

> “Pemanfaatan TOGA merupakan langkah sederhana namun berdampak besar. Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan bisa dimulai dari rumah dengan memanfaatkan potensi lokal,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami manfaat TOGA, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk yang bernilai guna, sehingga kesehatan keluarga dapat terjaga secara alami dan berkelanjutan.

Abhy