BANTAENG, PO- Upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terus dilakukan oleh UPT Puskesmas Bissappu melalui kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor (Lokmin Linsek) Triwulan I yang dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, KUA, lurah dan kepala desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya di wilayah kerja Puskesmas Bissappu.
Lokmin Linsek menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program kesehatan serta menyusun langkah konkret dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan di masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, dipaparkan hasil evaluasi program Triwulan IV Tahun 2025 serta capaian program kesehatan Triwulan I Tahun 2026, termasuk SPM, PIS-PK, dan hasil survei kesehatan masyarakat.
Selain itu, peserta bersama-sama mengidentifikasi masalah kesehatan prioritas seperti stunting, angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB), penyakit tidak menular (PTM), sanitasi (ODF), serta capaian imunisasi.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama lintas sektor, sebagai bentuk kesepakatan untuk bersinergi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan menyelesaikan permasalahan kesehatan secara terpadu.
Kepala UPT Puskesmas Bissappu Fitriani Ramli S.Tr. Keb menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mencapai target pembangunan kesehatan.
> “Melalui komitmen bersama ini, kami berharap seluruh pihak dapat berperan aktif sesuai tugas dan fungsinya. Kesehatan bukan hanya tanggung jawab puskesmas, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Dalam forum tersebut juga dibahas isu strategis Triwulan I, seperti meningkatnya risiko penyakit di musim hujan, termasuk DBD dan diare, kesiapan implementasi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), validasi data stunting, serta penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Iksan, mengapresiasi pelaksanaan Lokmin Linsek yang tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga menghasilkan komitmen nyata.
> “Penandatanganan komitmen ini bukan sekadar seremoni, tetapi harus diikuti dengan aksi nyata di lapangan. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan kesehatan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun rencana tindak lanjut yang terukur dan kolaboratif, sehingga berbagai permasalahan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Bissappu dapat ditangani secara efektif dan berkelanjutan.
Abhy








