MAKASSAR,PO – Kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat kembali ditunjukkan oleh civitas akademika melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tim dosen dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama para siswa dari SMA Negeri 8 Makassar menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyuluhan hukum sekaligus pembagian paket sembako kepada puluhan warga kurang mampu di wilayah Mappaodang I, Kecamatan Mamajang, Makassar.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Tim Dosen UMI, Dr Andi Cibu, SH, MH. Dalam kegiatan ini, tim dosen tidak hanya memberikan bantuan sosial kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan edukasi hukum yang bertujuan meningkatkan kesadaran hukum warga dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Dr. Andi Cibu, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat sekaligus memberikan ruang pembelajaran nyata bagi para siswa untuk memahami kondisi sosial di sekitarnya.



“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak para siswa untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Pendidikan tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga tentang bagaimana generasi muda mampu memahami realitas masyarakat dan hadir memberikan manfaat bagi lingkungannya,” ujar Dr. Andi Cibu.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan para siswa dalam kegiatan sosial seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa empati sekaligus membentuk karakter kepemimpinan generasi muda di masa depan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan dalam melihat kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal edukasi hukum dan kepedulian sosial. Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan warga menerima bantuan sembako yang diharapkan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan penyuluhan mengenai pemahaman dasar hukum, hak dan kewajiban warga negara, serta pentingnya kesadaran hukum dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran para dosen dan siswa di tengah masyarakat disambut dengan antusias oleh warga setempat. Banyak di antara mereka yang merasa terbantu sekaligus mendapatkan wawasan baru terkait pentingnya pemahaman hukum dalam kehidupan sehari-hari.
Dr. Andi Cibu menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud nyata peran UMI tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai lembaga dakwah yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap kemajuan umat.
“UMI bukan hanya lembaga pendidikan yang mencetak lulusan secara akademik, tetapi juga lembaga dakwah yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat. Karena itu kami terus berupaya menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar mahasiswa, pelajar, dan masyarakat dapat saling terhubung dalam membangun lingkungan sosial yang lebih peduli, berdaya, dan memiliki kesadaran hukum yang baik.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Kepedulian terhadap sesama adalah nilai penting yang harus terus ditanamkan sejak dini,” tutupnya.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga kehadiran perguruan tinggi dan sekolah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.








