Bantaeng,PO – Sebanyak 43 relawan SPPG Bissappu menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan oleh BLUD UPT Puskesmas Bissappu di SPPG Bissappu, Jalan Kr. Kasia Tala-Tala, Kelurahan Bonto Rita, Senin (9/2/2026).
Pemeriksaan meliputi skrining gula darah, triple eliminasi (HIV, sifilis, dan hepatitis B), tuberkulosis (TBC), anemia, kesehatan jiwa, serta faktor risiko jantung. Kegiatan ini bertujuan memastikan para relawan berada dalam kondisi sehat sebelum menjalankan aktivitas pelayanan sosial di masyarakat.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh 43 relawan menjalani skrining TBC. Sebanyak 28 orang dilakukan skrining HBsAg, sementara 23 orang menjalani skrining HIV dan sifilis. Petugas juga menemukan 2 orang dengan anemia, 2 orang dengan gangguan kesehatan jiwa ringan, serta 2 orang dengan faktor risiko jantung yang selanjutnya diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan.

Seorang relawan, mengaku awalnya merasa cemas saat akan diperiksa, namun merasa lega setelah mendapatkan penjelasan dari petugas kesehatan.
“Awalnya takut karena diperiksa darah, tapi setelah dijelaskan petugas, kami jadi paham ini penting supaya kami juga tidak menularkan penyakit ke orang lain,” ujarnya.
Kepala UPT Puskesmas Bissappu, Ernawaty, S.ST., SKM, mengatakan pemeriksaan kesehatan relawan merupakan langkah penting dalam melindungi relawan sekaligus masyarakat yang mereka layani.
“Relawan adalah garda terdepan dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Karena itu, kondisi kesehatan mereka harus dipastikan aman, baik untuk diri sendiri maupun untuk lingkungan sekitar,” jelas Ernawaty.
Ia menambahkan, skrining penyakit menular merupakan bentuk pencegahan sejak dini agar potensi penularan dapat segera dikendalikan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan relawan tetap produktif dan masyarakat merasa terlindungi. Deteksi dini adalah kunci agar masalah kesehatan bisa ditangani lebih cepat,” tambahnya.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan oleh tim UPT Puskesmas Bissappu yang terdiri dari Mawar, Amd.Kep (Perawat ILP), Nur Rahmi, Amk (Penanggung jawab program HIV dan Hepatitis), serta Reski Nur, Amd.Ak (petugas laboratorium).
Melalui pemeriksaan ini, diharapkan para relawan SPPG dapat menjalankan tugasnya dengan lebih aman dan percaya diri, sekaligus menjadi contoh pentingnya menjaga kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Abhy








