Polri di Bawah Presiden Dinilai Paling Ideal, Ini Kata Akademisi

‎
‎
MAKASSAR,PO –  Pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Purnomo dengan tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) didbawah kementerian mendapat respon positif dari kalangan akademisi di Sulawesi Selatan.
‎
‎Dalam kesempatan sebelumnya Kapolri saat berada dalam rapat bersama Komisi III DPR RI tampak dengan jelas ketegasan sikap beliau dalam menolak kalau POLRI berada dalam naungan kementerian.
‎
‎Kapolri bahkan menyampaikan dan menyatakan diri kalau disuruh memilih menjabat sebagai kepala kementerian Kepolisian, maka lebih baik menjadi petani saja.
‎
‎Kondisi diatas, hal ini memicu akademisi di Makassar juga angkat bicara dan dukung Polri untuk tidak berada dibawah kementerian.
‎
‎Dalam keterangan video singkatnya, akademisi UIN Alauddin Makassar, Professor Muhammad Khalifa Mustami menyinggung historis dan dukungannya secara tegas terhadap Polri saat ini.
‎
‎Prof. Dr. Muhammad Khalifa Mustami, Wakil Rektor III Wain Alauddin Makasar ini, berpikir bahwa berdasarkan sejarah yang ada dan pertumbuhan Indonesia menuju negara yang maju.
‎
‎Wakil Rektor 3 Kampus UIN Alauddin Makassar mengatakan dengan tegas sangat setuju kalau Polri tetap berada di bawah presiden dan insya Allah, Polri selalu cahaya bersama masyarakat, bravo untuk Polri.(KML)
‎
‎Kami yakin negara ini akan tetap tentram dan adem jika Polisi tetap dijaga powernya yakni tetap berada dibawah Presiden langsung, tutupnya. (KML)