iklan Promo

Masrul Alam Jadi Inspektur, Bupati Bantaeng Tekankan Pengawasan hingga Dana Pendidikan

BANTAENG, PO — Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin menempatkan penguatan pengawasan internal dan tata kelola pendidikan sebagai perhatian dalam rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Hal itu ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, kepala sekolah, serta pejabat fungsional guru di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (5/10/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Masrul Alam dipercaya menduduki jabatan sebagai Inspektur Daerah Kabupaten Bantaeng. Sebelumnya, Masrul Alam menjabat Inspektur Pembantu Bidang Pencegahan dan Investigasi pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain Inspektur Daerah, sebanyak 21 kepala sekolah dan pejabat fungsional guru juga dilantik dalam kesempatan yang sama.

Pelantikan disaksikan Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr. H. Muhammad Tafsir, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Bantaeng.

Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin meminta pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia secara khusus menaruh perhatian terhadap posisi Inspektur Daerah yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat pengawasan pemerintahan.

Bupati menjelaskan, penunjukan Masrul Alam dilakukan setelah dirinya berkomunikasi dengan Gubernur Sulawesi Selatan. Masrul sebelumnya bertugas di lingkungan Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan.

“Perkenalkan, Bapak Inspektorat yang baru ini panggilannya Pak Arul. Sebelumnya dari Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Kebetulan saya sudah menghadap Pak Gubernur Sulsel, beliau menyarankan Pak Arul untuk bisa membantu kami di Kabupaten Bantaeng,” kata Fathul Fauzy.

Menurutnya, tugas yang diemban pejabat baru bukan pekerjaan ringan. Masih terdapat berbagai persoalan internal pemerintahan daerah yang membutuhkan pembenahan dan penyelesaian secara bersama-sama.

“Ini tentunya amanah yang tidak ringan. Masih banyak persoalan internal Pemda yang harus kita selesaikan bersama,” tegasnya.

Sementara kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik yang dilantik, Bupati meminta agar mereka tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan.

Ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah dan guru dalam membentuk karakter serta mempersiapkan generasi muda Bantaeng.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Bupati mengingatkan kepala sekolah agar cermat sejak tahap perencanaan hingga penggunaan anggaran.

Menurutnya, dana pendidikan tersebut bersumber dari APBN sehingga pengelolaannya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

“Kami ingatkan sekali lagi, hati-hati dalam mengelola dana BOS karena dana BOS ini bersumber dari APBN dan tentunya kita juga punya kewajiban yang besar untuk mempertanggungjawabkan,” pesan Bupati Uji Nurdin.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemkab Bantaeng untuk memperkuat fungsi pengawasan pemerintahan serta mendorong tata kelola pendidikan yang lebih tertib, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Editor : Amin