BANTAENG, PO— UPT Puskesmas Loka bergerak cepat merespons dampak kabut asap akibat kebakaran hutan di kawasan Gunung Loka, Kecamatan Ulu Ere. Jumat (2/10/2026), tim Puskesmas Loka melakukan edukasi kesehatan sekaligus membagikan masker kepada masyarakat di wilayah terdampak.
Kebakaran diketahui mulai terjadi sejak Kamis malam (1/10/2026), dengan kabut asap berdampak pada wilayah Desa Bonto Marannu dan Desa Bonto Lojong.
Kepala UPT Puskesmas Loka, Sartika, SKM., MKM., mengatakan pembagian masker merupakan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah terdampak.
> “Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan, terutama ketika kabut asap cukup tebal. Penggunaan masker juga penting untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan asap,” ujarnya.
Selain membagikan masker, tim Puskesmas Loka memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung.
Puskesmas Loka juga mengingatkan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki keluhan pernapasan, untuk lebih waspada dan segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau keluhan lain yang mengganggu.
Langkah tersebut menjadi bagian dari respons cepat Puskesmas Loka dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan informasi kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang terdampak kebakaran.









