iklan Promo

Menembus Jalan Terpencil, Semangat Kolaborasi Baksos Kesehatan Hadir untuk Warga Babangen

BANTAENG,PO– Babangen, Desa Pa’bentengang — Perjalanan menuju Dusun Babangen, Desa Pa’bentengang, Kecamatan Eremerasa, Sabtu (23/5/2026), bukanlah perjalanan yang mudah. Jalanan berbatu dengan kondisi pengerasan yang belum sepenuhnya memadai membuat kendaraan harus bergerak perlahan melewati tanjakan dan jalur berlumpur di beberapa titik. Namun medan yang berat tidak menyurutkan langkah tim pengabdian yang datang membawa semangat kemanusiaan dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat pelosok.

Melalui kolaborasi antara HPMB, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dan UPT Puskesmas Pa’bentengang, kegiatan bakti sosial kesehatan berhasil dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap akses layanan kesehatan masyarakat di daerah terpencil.

Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan dengan penuh antusias. Anak-anak, ibu hamil, lansia hingga para orang tua berkumpul di lokasi kegiatan untuk mendapatkan layanan kesehatan secara gratis. Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas, suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa.

Kegiatan diawali dengan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan pencegahan penyakit sejak dini. Tim kesehatan juga melaksanakan CKG (Cek Kesehatan Gratis) yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga skrining kesehatan dasar lainnya.

Selain itu, dilakukan pula deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit yang sering muncul tanpa gejala awal, seperti hipertensi dan diabetes. Anak-anak juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gigi untuk mendeteksi dini karies gigi, sekaligus edukasi menjaga kebersihan mulut sejak usia dini.

Tidak hanya fokus pada pemeriksaan, kegiatan sosial ini juga menghadirkan kepedulian terhadap pemenuhan gizi masyarakat. Susu dibagikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.

Tim medis bersama dokter umum turut memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan konsultasi maupun penanganan medis dasar.

Bahkan setelah kegiatan utama selesai, perjuangan belum berhenti. Tim kesehatan masih melanjutkan kunjungan rumah kepada warga yang tidak sempat hadir, khususnya ibu hamil, untuk memastikan bantuan susu dan pelayanan tetap sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Di balik perjalanan panjang dan medan yang sulit dilalui, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak seharusnya berhenti hanya karena jarak dan keterbatasan akses. Ada semangat gotong royong, kemanusiaan, dan kepedulian yang terus hidup demi memastikan masyarakat di pelosok tetap mendapatkan perhatian yang layak.

Kolaborasi ini bukan sekadar kegiatan bakti sosial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat di daerah terpencil yang membutuhkan sentuhan pelayanan dan kehadiran nyata dari berbagai pihak.

Abhy