JENEPONTO,PO – RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Kabupaten Jeneponto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan meluncurkan tujuh inovasi unggulan tahun 2026.
Peluncuran tersebut dipimpin langsung oleh Direktur RSUD Latopas, dr. St. Pasriany, Sp.GK, M.Kes, FISqua, didampingi jajaran manajemen serta dihadiri para inovator dari berbagai unit pelayanan, bertempat di Aula 2 RSUD Latopas (22/04/2026).

Tujuh inovasi yang diluncurkan yakni Pilah Kasih, Donasi Sehat, Echo Sun, GizpulCare, Gema Gizi, Pasmi Keperawatan, dan Glucomove. Inovasi-inovasi ini dirancang untuk menjawab berbagai tantangan pelayanan sekaligus menghadirkan solusi yang lebih efektif dan responsif bagi masyarakat.
Sebelum launching, Direktur RSUD Latopas terlebih dahulu menandatangani Surat Keputusan (SK) Penetapan Inovasi sebagai bentuk legalitas sekaligus pengakuan resmi terhadap inovasi yang dikembangkan oleh tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit.
“Inovasi bukan sekadar hal baru, tetapi bagaimana kita menghadirkan solusi yang lebih cepat, tepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar dr. Pasri dalam sambutannya.
Ia menambahkan, inovasi menjadi kunci penting dalam mendorong transformasi layanan kesehatan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Pada akhir kegiatan, Direktur RSUD Latopas secara simbolis menyerahkan daftar inovasi yang telah ditetapkan melalui SK kepada perwakilan Tim Inovasi Daerah Kabupaten Jeneponto, Abd. Rahman Ramlan, untuk selanjutnya diteruskan kepada Bapperida Kabupaten Jeneponto sebagai bagian dari pelaporan resmi.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa budaya inovasi di RSUD Latopas terus tumbuh dan terkelola secara sistematis, tidak hanya sebagai program sesaat, tetapi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan.
Rd








