iklan Promo

Bantaeng Luncurkan Inovasi “GaSS Berkah” untuk Santri Sehat, Bupati: Pesantren Harus Jadi Lingkungan Bersih dan Berkah

BANTAENG, publikasionline.id — Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Kesehatan resmi meluncurkan inovasi Gerakan Santri Sehat untuk Hidup Berkah (GaSS Berkah) pada Malam Ramah Tamah Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Selasa 18 November 2025.

Program ini menjadi langkah strategis untuk mengaktifkan kembali Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) dan memperkuat perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pondok pesantren.

Peluncuran GaSS Berkah dilakukan secara simbolis melalui penekanan tombol oleh Bupati Bantaeng, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kantor Kemenag, serta Ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Bantaeng selaku mitra utama. Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan fasilitas kesehatan, organisasi profesi, hingga pengasuh pesantren.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa inovasi ini lahir sebagai komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat upaya promotif dan preventif di lingkungan pesantren. Ia menyampaikan bahwa hadirnya GaSS Berkah selaras dengan capaian Bantaeng yang baru saja menerima Penghargaan Pesantren Award dari Kementerian Agama RI.

“Santri adalah generasi penerus bangsa sekaligus penggerak perubahan. Melalui GaSS Berkah, kita ingin memastikan lingkungan pesantren menjadi tempat yang sehat, nyaman, dan memberkahkan bagi seluruh penghuninya,” ujar Bupati.

Tiga Tujuan Utama GaSS Berkah

Program inovatif ini memuat tiga sasaran besar, yaitu:

Meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di pesantren melalui kegiatan promotif dan preventif;

Meningkatkan produktivitas santri dalam pembudidayaan tanaman obat keluarga (TOGA) serta pemanfaatan bahan pangan lokal;

Meningkatkan derajat kesehatan santri melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan surveilans penyakit menular maupun tidak menular.

Untuk memperkuat keberlanjutan program, kegiatan launching juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Dinas Kesehatan, Kantor Kemenag, dan IPI Bantaeng, serta disaksikan langsung oleh Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin.

Malam Ramah Tamah HKN ke-61 sendiri mengangkat tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, yang menegaskan pentingnya membangun kesehatan masyarakat berbasis komunitas, termasuk pesantren sebagai pusat pendidikan karakter.

Kadis Kesehatan Harapkan GaSS Berkah Diterapkan di Semua Pesantren

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Ihsan, M.Kes, menyampaikan bahwa GaSS Berkah menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama santri sebagai aset masa depan bangsa.

“Kami berharap GaSS Berkah dapat diterapkan di seluruh pondok pesantren di Bantaeng. Program ini kami rancang agar memberikan dampak nyata dalam membentuk generasi santri yang sehat, mandiri, dan berperilaku hidup bersih,” ujarnya Senin 1 Desember 2025.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Bupati atas dukungan penuh yang selalu diberikan kepada Dinas Kesehatan, sehingga inovasi ini bisa diluncurkan dan siap dikembangkan lebih luas,” tambahnya.

Dengan hadirnya GaSS Berkah, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap pesantren dapat menjadi lingkungan yang tidak hanya mendidik secara spiritual, tetapi juga menjadi ruang yang sehat, bersih, dan memberdayakan.

Kontri : Aby

Editor : Redaksi