Bulukumba – Membuktikan keseriusan seorang lelaki kepada sang kekasih memang dibutuhkan aksi nyata.
Seperti yang sering terjadi, ada yang menikah dengan melalui pacaran dan ada juga hanya ta’aruf.
Hal tersebut dialami Rusman dan Hikmah. Awalnya, hanya
ta’aruf dan sampai pada hari ini, mereka melangsungkan resepsi. Sabtu, (21/12).
Rusman yang berasal dari Kahayya, sementara Hikmah berasal dari Garuntungan, Bulukumba, Sulsel.
Namun naas, pernikahan mereka ternyata diuji lewat sebuah perjuangan dengan berjalan kaki menuju rumah pengantin pihak laki-laki, tepatnya di Desa Kahayya Kindang, Kabupaten Bulukumba.
Hal itu disaksikan oleh Fotografernya yang enggan mau disebutkan namanya itu mengaku bahwa pegantin jalan kaki sepanjang kurang lebih 7 Kilometer (Km).
“Kerena jalanan rusak dan mendaki, sekitar 10 mobil berhenti di jalan. Kedua pegantin dan pegantar terpaksa jalan kaki kasian,” tuturnya.
Sementara itu, terik matahari membuat mereka mandi keringat hingga make up pengantin perempuan tak bertahan (luntur).
“Semoga segera ada perbaikan jalan, agar hal ini tidak terulang lagi,” harap salah satu warga yang menolak disebut namanya.(*)

