Tana Toraja – Rektor Unismuh Makasaar Rahman Rahim hadir sebagai salah seorang Narasumber (Narsum) pada seminar nasional dilaksanakan Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Wilayah Sulsel di Gedung SKB Getengan Tana Toraja (Tator). Sabtu, (21/12).
Seminar nasional ini mengusung tema, “Penguatan Karakter Generasi Milineal di Era Revolusi Industri 4.0”.
Narasumber lainnya, Masykuri Sekretaris BAN S/M dan Ketua LP2 PP Muhammadiyah, Saharuddin Iskandar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Moderator Ferdinand Wakil Dekan III FAI Unismuh Makassar.
Prof Rahman pada pemaparan materinya, ironis pada kondisi kekinian di tengah alumni pada semua level tidak mampu terserap pada lapangan kerja, tetapi pada sisi lain banyak tenaga dari luar yang masuk mencari kerja.
“Tantangan para pengelola pendidikan termasuk pada dunia pesantren, kemampuan lembaga pendidikan untuk menghasilkan alumni sesuai kebutuhan kerja,” katanya.
Tantangan kedua, pendidikan harus disertai dengan akhlakulkarimah, karakter, moral dan etika.
Ketiga, yang jadi tantangan adalah kemampuan interpreneurship bagi para alumni sebagai simbol kemandirian seseorang luaran pendidikan.
“Bagi lembaga pendidikan harus memiliki daya tarik semacam magnet yang menarik dan memanggil orang datang ikut dalam proses pembelajaran,” ujar Rahman.
Seminar ini dihadiri seratusan peserta pengelola pondok pesantren Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan.
Ada Wakil Rektor IV Unismuh Makassar, Ir. H. Saleh Molla, MM, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Drs. H. Mawardi Paewangi, M.Pd.
Serta Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Tator serta Ortom Muhammadiyah, Ketua dan Sekretaris Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Wilayah Sulsel, H.Lukman Abd Shamad, LC, dan Dr.M. Ali Akbar, M.Pd.(*).

