MAKASSAR,PO – PT Sulawesi Citra Indonesia (SCI) Perseroda Sulawesi Selatan terus memperluas pengembangan bisnis melalui sektor olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan potensi budaya lokal.
Dua langkah pengembangan tersebut diwujudkan melalui pembangunan lapangan mini soccer di kawasan Hotel Andalan Toraja, Kabupaten Tana Toraja, serta pembukaan Manifesto Coffee di Kota Makassar.
Pembangunan lapangan mini soccer diawali dengan prosesi peletakan batu pertama yang dirangkaikan dengan penanaman pohon di halaman Hotel Andalan Toraja, Rabu (21/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Toraja, dr. Rudhy Andi Lolo, M.Kes., Sp.An.
Lapangan berukuran 52 x 32 meter itu akan menggunakan rumput sintetis berkualitas. Selain fasilitas olahraga, kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi tenant makanan dan minuman serta sarana olahraga memanah.
Direktur Utama PT SCI (Perseroda) Sulsel, Dr. Asradi, S.E., M.H., mengatakan pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan dan mulai beroperasi pada Januari 2027.
“Jika berjalan sesuai rencana, lapangan mini soccer ini insyaallah sudah dapat beroperasi pada Januari 2027. Lokasinya sangat strategis, berada di Jalan Poros Pongtiku, Kota Makale, tepat di halaman Hotel Andalan Toraja, sehingga mudah dijangkau masyarakat maupun wisatawan,” ungkap Asradi.
Menurutnya, kehadiran fasilitas olahraga tersebut diharapkan menjadi ruang aktivitas masyarakat sekaligus menambah daya tarik kawasan wisata di Kota Makale.
Prosesi penanaman pohon dalam kegiatan itu juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menyelaraskan pembangunan fasilitas usaha dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Selain mengembangkan fasilitas olahraga di Tana Toraja, PT SCI (Perseroda) Sulsel juga memperluas lini usaha melalui pembukaan Manifesto Coffee di Jalan Koptu Harun Nomor 70, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, pada 6 November 2026.
Kedai kopi tersebut mengusung konsep kebudayaan dan kearifan lokal Rongkong, Kabupaten Luwu Utara. Salah satu keunggulannya adalah menu kopi khas yang menggunakan biji kopi langsung dari wilayah Rongkong.
Direktur Utama PT SCI, Asradi, menjelaskan bahwa Manifesto Coffee tidak sekadar dikembangkan sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah Sulawesi Selatan.
“Kedai kopi ini mengusung konsep kebudayaan dan kearifan lokal budaya Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, dengan menu signature yang menggunakan biji kopi langsung dari Rongkong,” tuturnya.

Manifesto Coffee dikelola oleh Koperasi Konsumen Karyawan Sulsel Citra Indonesia. Peresmiannya dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. M. Ishaq Iskandar, M.Kes., M.M., M.H., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.
Dalam penjelasannya, Asradi menyebut nama Manifesto memiliki makna pernyataan terbuka mengenai prinsip, tujuan, dan komitmen. Nama tersebut dipilih untuk merepresentasikan tekad perusahaan dalam mengangkat kopi dan kebudayaan lokal Sulawesi Selatan, khususnya Rongkong, agar semakin dikenal masyarakat luas.
Lokasi Manifesto Coffee berdiri di atas lahan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah dipisahkan sebagai penyertaan modal kepada PT SCI. Bangunan yang sebelumnya dibangun oleh perusahaan daerah tersebut kini kembali dibenahi dan dikembangkan untuk mendukung kegiatan usaha.
Dari sisi fasilitas, Manifesto Coffee memiliki area yang luas, dilengkapi ruang VIP dan musala. Tempat ini juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan komunitas, termasuk nonton bareng berbagai pertandingan olahraga.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap pengembangan potensi budaya daerah, dalam acara peresmian tersebut Camat Rongkong, Charles, S.An., menyerahkan cendera mata berupa kain tenun khas Rongkong kepada Direktur Utama PT SCI.
Penyerahan kain tenun itu menjadi simbol penghargaan dan terima kasih masyarakat serta pemerintah Luwu Utara, khususnya Kecamatan Rongkong, atas perhatian dan dukungan PT SCI dalam memperkenalkan identitas budaya Rongkong melalui pengembangan usaha.
Peresmian Manifesto Coffee turut dihadiri Bupati Luwu Utara, Ir. H. Andi Abdullah Rahim, S.T., anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Rusli Sunali, S.Pd., Komisaris Utama PT KIMA (Persero) H. Harsono Muhammad, Camat Rongkong, Direktur Operasional PT Tanto Intim Line, Plt. Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Selatan, perwakilan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, serta sejumlah mitra PT SCI.
Melalui pengembangan kedua unit usaha tersebut, PT SCI (Perseroda) Sulsel berupaya memperluas kontribusi perusahaan daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi, menghadirkan fasilitas publik, serta memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan kepada masyarakat yang lebih luas.










