Indonesia–Somalia Jajaki Kerja Sama Pertanian, Sektor Peternakan Jadi Fokus

JAKARTA,PO – Indonesia dan Somalia mulai menjajaki peluang penguatan kerja sama bilateral di sektor pertanian. Sejumlah bidang strategis menjadi pembahasan, mulai dari pengembangan peternakan, riset, hingga pemanfaatan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas.

Penjajakan tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Alim Setiawan Slamet, dengan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Federal Somalia, Hasan Mohamed Ali, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Kamis (5/11/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam agenda kunjungan kehormatan (courtesy call) itu menjadi langkah awal membangun kemitraan yang lebih erat antara kedua negara, khususnya dalam memperkuat kapasitas sektor pertanian.

Salah satu sektor yang mendapat perhatian adalah peternakan. Kedua pihak membahas potensi kolaborasi melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, serta berbagi pengalaman dalam mengembangkan subsektor peternakan.

Kerja sama tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia dan Somalia untuk saling memanfaatkan potensi serta pengalaman masing-masing dalam mendorong kemajuan sektor pertanian dan peternakan.

Selain peternakan, pembahasan juga mencakup peluang kolaborasi di bidang riset dan penerapan teknologi pertanian. Kedua aspek ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan produktivitas dan pengembangan pertanian yang lebih modern.

Penjajakan ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan awal, tetapi dapat berlanjut melalui komunikasi dan koordinasi antarkedua negara guna merumuskan peluang kerja sama yang lebih konkret.

Dengan potensi kolaborasi tersebut, hubungan Indonesia dan Somalia diharapkan semakin kuat, sekaligus membuka ruang pertukaran keahlian dan pengalaman untuk mendukung pembangunan sektor pertanian di kedua negara.

Kementan RI

Editor : Tim Redaksi