JAKARTA,PO – Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Pertemuan tersebut membahas rekomendasi Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) terkait usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional tahun 2026.
Dalam pertemuan itu, Fadli Zon menyampaikan hasil rekomendasi Dewan GTK yang telah melalui proses penelitian dan pengkajian secara berjenjang. Proses tersebut melibatkan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, hingga Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial.
Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap usulan gelar Pahlawan Nasional didasarkan pada rekam jejak, jasa, perjuangan, serta pengabdian tokoh terhadap bangsa dan negara.
Sebelum disampaikan kepada Presiden, hasil penelitian dan pengkajian tersebut terlebih dahulu dibahas dalam sidang Dewan GTK. Selanjutnya, rekomendasi diserahkan kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan dalam proses penetapan gelar Pahlawan Nasional.
Mekanisme berjenjang ini merupakan prosedur yang harus dilalui untuk memastikan pemberian gelar kehormatan negara dilakukan secara objektif, melalui kajian mendalam, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan pemerintah menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November 2026, sekaligus momentum untuk memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki jasa besar dalam perjalanan sejarah dan perjuangan bangsa.
Sumber: BPMI Sekretariat Presiden
Editor : Tim Redaksi










