BANTAENG,PO — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bantaeng memperkuat perlindungan bagi atlet dan pelatih yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.
Sebanyak 516 atlet, pelatih, dan pengurus KONI Bantaeng telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kepesertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan keselamatan dan perlindungan insan olahraga tidak luput dari perhatian di tengah persiapan mengejar prestasi pada ajang olahraga tingkat provinsi.

Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), para peserta memperoleh perlindungan sesuai ketentuan program selama menjalankan aktivitas yang tercakup dalam kepesertaan.
Penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan atlet dan pelatih dilaksanakan pada 7 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut disaksikan Ketua KONI Kabupaten Bantaeng bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng dan KONI Kabupaten Bantaeng yang ditandatangani dalam Rapat Kerja KONI Bantaeng 2026 di Hotel BM Bantaeng pada 4 September 2026 kemarin.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng, Firdaus, menilai perlindungan tersebut penting mengingat kontingen Bantaeng akan mengikuti kompetisi dengan lokasi pertandingan yang tersebar di Kabupaten Bone dan Wajo.

Mobilitas atlet dan pelatih, mulai dari persiapan hingga mengikuti pertandingan, menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memastikan perlindungan risiko kerja bagi insan olahraga.
“Kita berharap atlet dan pelatih dapat berlatih dan bertanding dengan lebih tenang karena ada perlindungan yang disiapkan oleh KONI Bantaeng. Sejak berangkat bertanding sudah mendapatkan perlindungan hingga kembali ke Bantaeng dalam kondisi baik,” ujar Firdaus, Jumat (9/10/2026).
Menurutnya, perlindungan jaminan sosial diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada atlet dan pelatih sehingga mereka bisa lebih fokus menjalani persiapan dan pertandingan, sekaligus berjuang mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng.
Kepesertaan 516 insan olahraga ini juga menunjukkan bahwa persiapan menghadapi PORPROV tidak semata-mata berkaitan dengan pembinaan kemampuan teknis dan target medali. Aspek keselamatan serta jaminan sosial perlu menjadi bagian dari perhatian dalam pengelolaan kontingen.
Dengan dukungan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, KONI Bantaeng diharapkan mampu mempersiapkan kontingen secara lebih menyeluruh, dengan menempatkan prestasi dan perlindungan atlet serta pelatih sebagai dua aspek yang saling melengkapi.

Tiga atlet voli putri yang menerima kartu kepesertaan secara simbolis dalam kegiatan tersebut yakni Syifa Aurellia Putri, Suci Munawwar, dan Tri Alzahirah Ramadhani.
Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi salah satu langkah KONI Bantaeng dalam mendukung kesiapan atlet menuju PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026, sekaligus memperkuat perhatian terhadap perlindungan insan olahraga daerah.
Amin









