iklan Promo

Sulsel Terima 5.000 Boks Bantuan Susu, Distribusi Menyasar 24 Kabupaten/Kota

MAKASSAR,PO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai mendistribusikan bantuan produk susu bagi masyarakat di 24 kabupaten/kota. Sebanyak 5.000 boks atau setara 177.500 pcs susu disiapkan untuk disalurkan berdasarkan kebutuhan dan data penerima yang telah diverifikasi.

Pelepasan simbolis distribusi bantuan tersebut dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (8/10/2026).

Gubernur mengatakan, penyaluran bantuan akan mengacu pada data penerima yang telah dihimpun dan diverifikasi menggunakan metode by name by address (BNBA), sehingga distribusi diharapkan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, Sulawesi Selatan mendapatkan 5.000 boks atau 177.500 pcs bantuan susu untuk didistribusikan berdasarkan kebutuhan dan data penerima yang telah didata serta diverifikasi secara by name by address,” ujar Andi Sudirman.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Fauzi, PT Nestlé Indonesia, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kolaborasi program tersebut.

Menurutnya, bantuan susu tidak sekadar memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan.

“Bagi sebagian keluarga mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi anak-anak kita di desa dan wilayah yang membutuhkan, bantuan seperti ini memiliki arti yang sangat besar,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah kabupaten/kota turut berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Relawan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) se-Sulawesi Selatan juga dilibatkan untuk membantu proses pendataan penerima bantuan.

Kolaborasi lintas pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat ketepatan penyaluran sekaligus memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Andi Sudirman menegaskan, perhatian terhadap kesehatan anak merupakan bagian penting dari investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.

“Anak sehat hari ini adalah generasi kuat untuk Sulawesi Selatan menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Tim Redaksi