BANTAENG, PO — Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kembali ditunjukkan UPT Puskesmas Campagaloe. Sabtu (3/10/2026), Kepala Puskesmas bersama staf mendatangi salah satu keluarga korban kebakaran di Desa Bonto Loe untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus menyerahkan bantuan.
Kunjungan tersebut dilakukan sehari setelah kejadian kebakaran. Selain memantau kondisi kesehatan fisik dan psikis korban yang sebelumnya telah mendapatkan perawatan di rumah sakit, Kepala Puskesmas dan staf juga membawa donasi berupa uang tunai yang dikumpulkan secara bersama-sama.
Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian personal jajaran Puskesmas Campagaloe terhadap warga yang sedang menghadapi masa sulit. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga pascakebakaran.
Kepala UPT Puskesmas Campagaloe, Baucaya, S.Kep., Ns., mengatakan pelayanan kesehatan harus tetap hadir dalam situasi apa pun, termasuk ketika masyarakat menghadapi musibah.
> “Kami datang bukan hanya untuk melihat kondisi kesehatan korban, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dari kami, Kepala Puskesmas bersama seluruh staf,” ujarnya.
Menurutnya, pemantauan pascakejadian penting dilakukan karena korban kebakaran tidak hanya membutuhkan perhatian terhadap kondisi fisik, tetapi juga dukungan psikologis setelah mengalami peristiwa yang dapat menimbulkan trauma.
Kegiatan tersebut menyasar satu kepala keluarga (KK) korban kebakaran. Tim Puskesmas melakukan pemantauan kesehatan sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga dalam masa pemulihan.
Kehadiran Puskesmas Campagaloe ini menjadi gambaran bahwa pelayanan kesehatan tidak selalu berbicara tentang pemeriksaan dan pengobatan, tetapi juga tentang kepedulian, empati, dan hadir bersama masyarakat ketika mereka berada dalam situasi paling membutuhkan.
Abhy









