iklan Promo

Gubernur Andi Sudirman Salurkan Beras untuk 948 Ribu Penerima

MAKASSAR,PO – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara resmi melaunching penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Penyaluran tersebut ditandai dengan kegiatan launching yang berlangsung di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Untia, Kota Makassar, Kamis (13/8/2026).

Dalam program ini, sebanyak 28.443 ton beras akan disalurkan kepada masyarakat di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Bantuan tersebut menyasar sekitar 948.089 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Program penyaluran bantuan pangan ini dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Perum Bulog Kanwil Sulselbar, dengan melibatkan KDKMP sebagai bagian dari jalur distribusi bantuan kepada masyarakat.

Pemanfaatan KDKMP untuk penyaluran bantuan pangan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan keberadaan koperasi desa dan kelurahan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Gubernur Andi Sudirman menegaskan, penyaluran bantuan beras tersebut merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi tahun 2026 dan menjadi program direktif Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Menurutnya, keterlibatan KDKMP diharapkan tidak hanya memperluas akses distribusi bantuan, tetapi juga memperkuat peran koperasi di tingkat desa dan kelurahan dalam mendukung perekonomian masyarakat.

“Semoga ikhtiar ini dapat membantu masyarakat di daerah-daerah untuk menjaga daya beli dan membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujar Andi Sudirman.

Ia berharap pelaksanaan penyaluran bantuan pangan dapat berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, program tersebut diharapkan turut menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah.

Dengan melibatkan KDKMP dan Bulog dalam proses distribusi, pemerintah berharap penyaluran bantuan pangan dapat berlangsung lebih efektif hingga menjangkau masyarakat yang menjadi sasaran program.

Editor : Amin