JAKARTA,PO – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap pengalaman dan pelajaran berharga yang diperolehnya selama dua tahun mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Menurut Sudaryono, salah satu pelajaran penting yang ia dapatkan adalah bagaimana menghadapi tekanan dan menjadikannya sebagai proses untuk membangun kekuatan serta ketangguhan dalam menjalankan amanah.
“Tekanan tidak selalu datang untuk menghancurkan. Ada tekanan yang justru menempa,” ujar Sudaryono.
Ia menuturkan, selama bekerja bersama Amran Sulaiman, dirinya banyak belajar melalui proses mengamati, mendengar, serta menjalankan arahan dan kebijakan yang telah ditetapkan.
Sudaryono kemudian mengibaratkan proses tersebut seperti terbentuknya berlian yang membutuhkan tekanan dan tempaan dalam waktu panjang.
“Seperti berlian lahir melalui tempaan panjang, manusia pun sering menemukan kekuatannya ketika menghadapi keadaan yang tidak mudah,” katanya.
Dalam menjalankan tugas pemerintahan, Sudaryono juga menegaskan pentingnya menjadikan arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai pedoman dalam bekerja.
Ia menyebut kepatuhan terhadap arahan pimpinan harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pelaksanaan tugas secara konsisten.

Pengalaman selama berada di Kementerian Pertanian, lanjut Sudaryono, menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk cara pandangnya dalam menjalankan tugas. Salah satu capaian yang disebutnya adalah keberhasilan pemerintah mendorong terwujudnya swasembada pangan.
Kini, Sudaryono mengemban amanah baru sebagai Kepala BGN. Tanggung jawab tersebut diarahkan pada upaya memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan pengurangan kemiskinan.
Perubahan amanah tersebut, menurutnya, bukan berarti memutus hubungan dengan pengalaman sebelumnya. Nilai-nilai kerja keras, kedisiplinan, loyalitas terhadap tugas, serta kemampuan menghadapi tekanan tetap menjadi bekal dalam menjalankan tanggung jawab di BGN.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian atas kebersamaan dan kerja keras selama ini,” ucap Sudaryono.
Ia berharap pengalaman dan pembelajaran selama berada di Kementerian Pertanian dapat menjadi bekal untuk menjalankan tugas baru dalam memperkuat program pemenuhan gizi masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Editor : Amin Redaksi









