JAKARTA,PO — Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli membuka Kickoff Program Magang Nasional Tahun 2026 di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Program Magang Nasional 2026 menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat kesiapan lulusan dan pencari kerja menghadapi kebutuhan dunia industri.
Seskab Teddy Indra Wijaya mengatakan, pelaksanaan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program serupa pada 2025 untuk meningkatkan efektivitas program tahun ini.

Pada pelaksanaan 2025, Program Magang Nasional menyediakan kuota bagi 100 ribu peserta. Tahun ini, pemerintah meningkatkan target menjadi 150 ribu peserta, yang akan dibuka melalui tiga tahap pendaftaran.
Peningkatan kuota tersebut diharapkan semakin memperluas akses masyarakat untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus pembekalan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Berdasarkan evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya, sekitar 30 hingga 40 persen peserta magang berhasil direkrut menjadi karyawan tetap di tempat mereka menjalani program.
Angka tersebut menunjukkan bahwa program magang tidak sekadar memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi salah satu jalur efektif untuk mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan.
Dengan masa magang selama enam bulan, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi sekaligus beradaptasi secara langsung dengan lingkungan kerja. Di sisi lain, perusahaan dapat menilai kemampuan dan kesiapan peserta sebelum menentukan proses rekrutmen lebih lanjut.
Pemerintah berharap Program Magang Nasional 2026 dapat semakin memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan, pencari kerja, dan kebutuhan industri, sehingga berdampak pada peningkatan penyerapan tenaga kerja nasional.
Setkab RI
Editor : Amin Redaksi









