iklan Promo

Kepala BGN Sudaryono: Kinerja Harus Terukur, Berantas Korupsi dan Benahi Birokrasi

JAKARTA, PO – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus memastikan seluruh program BGN berjalan efektif demi meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Sudaryono saat memberikan arahan kepada seluruh jajaran BGN. Ia menekankan bahwa keberhasilan lembaga tidak diukur dari banyaknya rapat yang digelar, melainkan dari tercapainya Key Performance Indicator (KPI) serta dampak nyata program bagi masyarakat.

“Kepada seluruh jajaran di Badan Gizi Nasional, saya tegaskan bahwa rapat hingga berbusa-busa tidak akan ada nilainya apabila KPI kita tidak tercapai. Tugas kita memastikan gizi anak-anak meningkat, angka stunting terus menurun, dan roda ekonomi kerakyatan bergerak melalui multiplier effect program ini,” tegas Sudaryono, Rabu 5 Agustus 2026.

Menurutnya, keberhasilan program hanya dapat dicapai apabila seluruh jajaran memiliki keberanian untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari penguatan integritas hingga reformasi birokrasi.

Sudaryono menilai masih terdapat sejumlah hambatan yang harus segera diselesaikan agar pelaksanaan program berjalan optimal. Ia menegaskan budaya koruptif yang sempat mencoreng institusi tidak boleh lagi diberi ruang, sementara sistem birokrasi dan komunikasi internal harus dibenahi agar lebih efektif.

“Tujuan mulia ini menuntut kejujuran. Kita harus berani membongkar setiap sumbatan yang selama ini menahan langkah kita. Budaya koruptif yang sempat mencoreng wajah institusi ini adalah benalu yang harus dicabut. Birokrasi yang amburadul harus ditata ulang, dan sekat-sekat komunikasi yang membuat kita berjarak harus segera diruntuhkan,” ujarnya.

Sudaryono juga menegaskan bahwa setiap kebijakan dan arahan di lingkungan BGN harus disampaikan secara jelas sehingga tidak menimbulkan multitafsir dalam pelaksanaannya.

Ia menyebutkan, saat ini BGN memfokuskan perhatian pada tiga persoalan utama yang tengah ditangani sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola lembaga, meningkatkan pengawasan, serta memastikan seluruh program berjalan secara transparan, profesional, dan tepat sasaran.

“Setiap arahan harus jelas, tidak boleh ada ruang ambiguitas. BGN hadir untuk memastikan tidak ada lagi generasi penerus bangsa yang tertinggal pertumbuhannya akibat kekurangan gizi. Itulah amanah yang harus kita jalankan bersama dengan penuh tanggung jawab,” pungkas Sudaryono.

Badan Gizi Nasional

Editor : Amin Redaksi