Makassar, PO – Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Takalar di Hotel W Three Makassar, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para camat, pengelola BUMDes, serta dihadiri Kepala Inspektorat Kabupaten Takalar.
Bimtek ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperkuat kapasitas pengelola BUMDes sekaligus mendorong percepatan pembangunan desa sebagai fondasi kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar, Ir. H. Muhammad Firdaus Daeng Manye, M.M., menegaskan bahwa berbagai perubahan positif mulai dirasakan masyarakat Takalar, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi maupun pemerataan pembangunan.
“Banyak orang datang, UMKM jalan karena banyak orang berminat. Kemarin di sini ada pelatihan kemasan, kita melakukan apa saja demi mendorong sisi ekonomi. Jadi kita butuh kreativitas dan butuh dukungan seluruh pimpinan yang ada di Takalar, saya tidak bisa sendiri,” ujar Daeng Manye.
Ia menekankan bahwa kemajuan Kabupaten Takalar sangat bergantung pada perkembangan desa-desa yang ada di wilayahnya.
“Saya ingin kehidupan desa maju, karena 70 persen target kemajuan ada di desa. Kalau 70 persen ini maju, kehidupan di Takalar tentu maju,” lanjutnya.

Menurut Daeng Manye, berbagai program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan dampak nyata. Salah satunya adalah penataan jalan poros di kawasan perkotaan yang kini dilengkapi lampu penerangan, sehingga memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas menuju Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, hingga Makassar.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh unsur pemerintahan, Pemerintah Kabupaten Takalar juga akan menggelar Takalar Award yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus mendatang.
Dalam ajang tersebut, pemerintah akan memberikan penghargaan kepada berbagai kategori terbaik, mulai dari desa, aparatur sipil negara (ASN), kepala puskesmas, sekolah, guru, hingga unit pelayanan publik.
“Insya Allah tanggal 5 ada kegiatan Takalar Award. Kita lombakan desa terbaik, siapa ASN terbaik, siapa kepala Puskesmas dan Puskesmas terbaik, siapa kepala sekolah dan sekolah yang terbaik, siapa guru terbaik, siapa pelayanan terbaik, siapa paling bersih kantornya, ini akan dilombakan sekali dalam setahun. Saya betul-betul mau lihat, siapa yang terbaik, akan saya beri medali emas, perak, perunggu, trofi dan uang,” seru Daeng Manye.
Ia berharap kompetisi tersebut mampu memacu semangat seluruh elemen pemerintahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja demi mewujudkan Takalar yang lebih maju.
“Ini untuk desa maju, berlomba-lomba semakin baik. Sekolah, Puskesmas, pasar, pelayanan di UPT semuanya bergerak. Berbaris bersama dan maju bersama,” pungkasnya.
Editor : Amin









