iklan Promo

Investasi Tumbuh 7,2 Persen, Serap 1,44 Juta Tenaga Kerja

JAKARTA, PO – Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/7/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan realisasi investasi nasional sepanjang Semester I Tahun 2026.

Dalam laporannya, Rosan menyampaikan bahwa realisasi investasi hingga pertengahan tahun telah mencapai Rp1.010,6 triliun, atau sekitar 49,5 persen dari target investasi nasional tahun 2026.

Capaian tersebut menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 7,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Selain itu, investasi yang masuk berhasil menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 1,44 juta orang di berbagai sektor usaha.

Menurut Rosan, kinerja tersebut mencerminkan tetap kuatnya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia meskipun perekonomian global masih dihadapkan pada berbagai tantangan dan ketidakpastian.

“Pemerintah terus memperkuat kebijakan investasi yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah melalui program hilirisasi. Strategi ini menjadi salah satu fokus utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Rosan.

Saat ini, investasi di sektor hilirisasi telah memberikan kontribusi hampir 30 persen terhadap total realisasi investasi nasional. Angka tersebut menunjukkan semakin besarnya peran industri pengolahan dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus memperluas pemerataan investasi di berbagai wilayah Indonesia,” tambahnya.

Pemerintah optimistis, dengan menjaga stabilitas ekonomi, memperbaiki iklim usaha, serta mempercepat program hilirisasi, target investasi nasional pada 2026 dapat tercapai. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : Setkab RI

Editor : Amin publikasi