BANTAENG,PO– Sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mendukung pencegahan stunting, UPT Puskesmas Loka melaksanakan kegiatan pemberian bibit pohon katuk kepada ibu hamil di Poskesdes Bonto Lojong, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidan Desa Bonto Lojong dengan sasaran ibu hamil di wilayah tersebut sebagai bentuk edukasi sekaligus pemanfaatan tanaman lokal yang memiliki manfaat kesehatan bagi ibu dan bayi.
Tanaman katuk dikenal luas sebagai salah satu sumber pangan lokal yang bermanfaat membantu meningkatkan produksi ASI serta mendukung pemenuhan gizi ibu hamil dan menyusui. Pemanfaatan bahan pangan lokal seperti katuk juga dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.
Kepala UPT Puskesmas Loka, Sartika, SKM., MKM., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan edukasi kesehatan berbasis potensi lokal masyarakat.
“Kami ingin mendorong masyarakat memanfaatkan tanaman lokal yang mudah ditanam dan memiliki manfaat besar bagi kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa langkah pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kesehatan berbasis lingkungan dan pangan lokal terus diperkuat sebagai bagian dari inovasi pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Loka.
Upaya tersebut sejalan dengan berbagai inovasi kesehatan yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng di tingkat nasional. Salah satunya melalui inovasi pelayanan kesehatan yang berhasil meraih penghargaan nasional pada ajang Indonesia Healthcare Innovation Award (IHIA) VIII Tahun 2025 serta masuk dalam jajaran inovasi pelayanan publik terbaik nasional.
Selain itu, inovasi kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat yang dijalankan di Kabupaten Bantaeng juga terus mendapat perhatian lebih luas dan kini mulai diperkenalkan dalam berbagai forum dan kompetisi internasional sebagai model pelayanan kesehatan berbasis kolaborasi masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Iksan, mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan Puskesmas Loka dalam memanfaatkan potensi lokal untuk mendukung kesehatan masyarakat.
“Pemanfaatan tanaman lokal seperti katuk merupakan langkah sederhana namun berdampak besar dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Inovasi berbasis masyarakat seperti ini perlu terus diperkuat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu hamil semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi keluarga dan mampu memanfaatkan potensi tanaman lokal sebagai bagian dari pola hidup sehat demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Abhy








