JENEPONTO,PO – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Jadi Jeneponto yang ke-163 Tahun 2026, Bupati Jeneponto H. PARIS YASIR, SE., MM. menerbitkan Surat Edaran tentang AKSI “BERSATU PADU” Nomor 100.4.2.2/90/Bupati/Tahun 2026 tanggal 22 April 2026.
Salah satu poin kebijaksanaan Pemerintah Daerah yang mendapat respon banyak dalam momentum hari Bersejarah tersebut, adalah
imbauan untuk memakai pakaian adat daerah secara serentak bagi seluruh pimpinan, pejabat, pegawai ASN, non-ASN, serta karyawan/karyawati pada Kamis, 30 April 2026.
Moment khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan berpakaian Khas Bugis-Makassar itu menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya kepada masyarakat luas, terutama generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai warisan leluhur.
Lebih dari sekadar seremonial, kebijakan ini memiliki dampak strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Hal tersebut mendapat respon positif dan apresiasi oleh salah satu Pemuda di Jeneponto, Judianto, S. Sos., M.SI, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah tersebut. Ia menilai bahwa kebijakan ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha lokal.
“Ini adalah langkah positif dalam menggeliatkan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM yang bergerak di bidang jasa sewa baju adat. Selain itu, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis, 30 April 2026.
Ia pun berharap gerakan ini juga mampu menciptakan suasana pelayanan publik yang lebih humanis dan berwarna, di mana masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan administratif, tetapi juga merasakan nuansa budaya kearifan lokal yang kental di lingkungan Pemerintahan.
Hal ini sekaligus memperkuat citra Pemerintah Daerah sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga pada pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan begitu, semangat Aksi “Bersatu Padu”dan berlandaskan tema “A’BULOSIBATANG, IKHLAS DAN BAHAGIA,” Seluruh elemen masyarakat diajak untuk berkontribusi aktif dalam memeriahkan Hari Jadi Jeneponto ke-163 tahun 2026.
Momentum ini diharapkan menjadi titik penguatan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam membangun Jeneponto yang lebih maju, berbudaya, dan sejahtera,” harapnya.
Firmansyah








