BANTAENG,PO — Suasana berbeda tampak di halaman SD Inpres Lasepang, Jumat (23/1/2026). Bukan hanya derap langkah menuju kelas, tetapi juga antrean rapi siswa yang menunggu giliran diperiksa kesehatannya. Sebagian tampak gugup, sebagian lain tersenyum penasaran saat namanya dipanggil.
Hari itu, UPT Puskesmas Lasepang di bawah kepemimpinan Akbar Arfa, SKM., MM, menggelar Cek Kesehatan Gratis di Sekolah dan Pemeriksaan Indera sebagai bagian dari upaya deteksi dini kesehatan anak usia sekolah.
Satu per satu siswa diperiksa tinggi dan berat badannya oleh petugas gizi, lalu bergeser ke ruang pemeriksaan umum untuk mengecek keluhan seperti flu, batuk, demam, hingga riwayat alergi. Di sudut lain, dokter gigi dengan sabar memeriksa kondisi gigi anak-anak, sementara petugas indera menguji kesehatan mata dan telinga mereka.



Sebanyak 42 siswa mengikuti pemeriksaan menyeluruh ini. Bagi sebagian anak, ini adalah pengalaman pertama mereka diperiksa langsung oleh dokter di lingkungan sekolah.
“Awalnya takut, tapi ternyata tidak sakit,” ujar salah satu siswa sambil tersenyum malu usai pemeriksaan mata.
Kepala UPT Puskesmas Lasepang, Akbar Arfa, SKM., MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak.
“Anak-anak adalah investasi masa depan. Kalau sejak dini kita tahu kondisi kesehatannya, maka intervensi bisa dilakukan lebih cepat. Sekolah adalah tempat paling efektif untuk menjangkau mereka,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan, gigi, mata, dan telinga penting untuk mendukung proses belajar siswa agar tidak terganggu oleh masalah kesehatan yang sering kali luput disadari.
Apresiasi pun datang dari pihak sekolah. Salah seorang guru SD Inpres Lasepang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim kesehatan ke sekolah mereka.
“Kami berterima kasih kepada Puskesmas Lasepang. Pemeriksaan seperti ini memberi rasa tenang bagi kami dan orang tua. Anak-anak jadi lebih diperhatikan, dan kami tahu kondisi kesehatan mereka secara langsung,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi bagi siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, mulai dari kebersihan diri, kesehatan gigi, hingga menjaga mata dan telinga.
Di balik alat pemeriksaan dan catatan medis, hari itu sekolah bukan hanya menjadi tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi juga ruang tumbuhnya kesadaran bahwa sehat adalah bagian penting dari masa depan.
Abhy








