BANTAENG – Menindaklanjuti aduan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Bantaeng terkait 10 lansia terlantar di Kabupaten Bantaeng, BRSLU Gowa Gau Mabaji langsung melakukan respon kasus dengan berkoordinasi ke Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng untuk memenuhi layanan lansia yang dimaksud.
Menurut Atte Shernylia Maladevi, manager SLRT Bantaeng terdapat 10 lansia terlantar dibeberapa kecamatan, yakni Kecamatan Bantaeng, Eremerasa, Tompobulu, Pa’jukukang, Gantarangkeke dan Uluere.
Laporan : (Tim)
“Kami mengajukan 10 data lansia ke BRSLU Gau Mabaji Gowa, agar segera mendapatkan layanan lansia,” Ujar Atte Shernylia
Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng bergerak bersama SLRT Bantaeng untuk mendampingi tim BRSLU Gowa Gau Mabaji dalam menyalurkan beberapa kebutuhan lansia tersebut, seperti tempat tidur, pakaian, alat sholat dan obat-obatan.
Ninik Budi Arti, petugas dari BRSLU Gowa Gau Mabaji Kementerian Sosial mengatakan, setelah menerima aduan dari SLRT Bantaeng kami langsung bergerak cepat agar para lansia segera mendapatkan layanan Jumat, 16 Juli 2021
“Kemarin, kami bersama Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng dan Fasilitator SLRT Bantaeng telah menyalurkan bantuan di 8 Desa/Kelurahan dan hari ini kami mengunjungi lokasi terakhir sesuai data aduan yang masuk ke BRSLU Gowa Gau Mabaji.Semoga kerja bersama untuk kemanusiaan ini dapat meringankan beban para lansia,” Kata Ninik Budi Arti.
