Tancap Gass! Judo Bantaeng Gebrak PORPROV 2026, Delapan Medali Langsung Diborong

BONE,PO – Cabang olahraga (Cabor) Judo menjadi pembuka prestasi membanggakan bagi Kontingen Kabupaten Bantaeng pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Tampil pada hari pertama pertandingan, Rabu (4/11/2026), para judoka Bantaeng langsung mengoleksi delapan medali, masing-masing satu emas, satu perak, dan enam perunggu.

Capaian tersebut diraih dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Mattana Tikka, Kabupaten Bone, dengan persaingan atlet dari 12 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Delapan medali yang berhasil dibawa pulang menjadi sinyal positif atas kesiapan dan kemampuan atlet Bantaeng dalam menghadapi kompetisi olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Medali emas dipersembahkan Muh. Rifqi Afrian pada kelas -66 kilogram putra U23. Atlet yang masih duduk di kelas XII.4 SMAN 1 Bantaeng itu sukses menunjukkan performa terbaiknya hingga berhasil berdiri di podium tertinggi.

Sementara medali perak diraih Aulia Putri Humaerah pada kelas +63 kilogram putri U23. Siswi kelas XI.6 SMAN 1 Bantaeng tersebut turut menyumbangkan prestasi penting bagi daerahnya.

Adapun enam medali perunggu masing-masing dipersembahkan Wandi Saputra dan Muh. Kemil Fausan dari MA Muhammadiyah Panaikang, Karni Wulandari dari SMAN 4 Bantaeng, Nur Rahmi dari SMKN 1 Bantaeng, serta Fiqri Haiqal dan Wahyu Ardiansar dari Korpasgat TNI AU.

Informasi perolehan delapan medali tersebut disampaikan Sekretaris Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Bantaeng, Ismail, melalui pesan WhatsApp. Saat informasi diterima, para atlet masih mengikuti Upacara Penghormatan Juara (UPJ).

Menariknya, pertandingan Judo telah digelar lebih awal sebelum seremoni pembukaan resmi PORPROV XVIII Sulsel 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Bone.

Keberhasilan Judo menyumbangkan delapan medali mendapat sambutan positif dari Ketua KONI Kabupaten Bantaeng, H. Tasrif Labandu, S.E.

Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras, perjuangan, dan dedikasi para atlet yang telah membawa nama Bantaeng bersaing di tingkat provinsi.

Menurut Tasrif, raihan tersebut menjadi modal awal yang sangat baik bagi kontingen Bantaeng sekaligus suntikan motivasi bagi cabang olahraga lainnya untuk mengikuti jejak prestasi Judo.

Tak hanya memberikan apresiasi, Tasrif juga menegaskan komitmennya merealisasikan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali, terutama peraih emas, sebagaimana telah dijanjikan sebelumnya.

“Ini menjadi awal yang menggembirakan bagi Kontingen Bantaeng. Kami sangat mengapresiasi perjuangan para atlet Judo. Sebagaimana yang telah kami janjikan, bonus bagi peraih medali emas akan segera kami tunaikan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan prestasi yang telah diraih,” ungkap Tasrif.

Delapan medali dari arena Judo menjadi modal kepercayaan diri bagi Kontingen Bantaeng untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

Namun, perjuangan belum berakhir. Sejumlah cabang olahraga lainnya masih memiliki kesempatan untuk menambah perolehan medali dan memperkuat posisi Bantaeng dalam persaingan PORPROV XVIII Sulsel 2026.

Seluruh atlet diharapkan tetap menjaga kondisi fisik, konsentrasi, kedisiplinan, dan kekompakan tim. Semangat bertanding juga harus dibarengi sportivitas serta tekad memberikan hasil terbaik.

Bagi masyarakat Bantaeng, capaian para judoka ini menjadi kebanggaan sekaligus alasan untuk terus memberikan dukungan kepada seluruh atlet yang sedang berjuang membawa nama daerah di arena PORPROV.

Delapan medali telah menjadi pembuka. Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga momentum dan terus menambah prestasi untuk mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng.

MC KONI Bantaeng