iklan Promo

Sulsel Bidik Pusat Ekosistem Haji-Umrah Indonesia Timur, UMKM Disiapkan Masuk Rantai Pasok

GOWA, PO — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan secara simbolis anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan Masjid Asrama Haji Sudiang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fasilitas pelayanan jemaah haji sekaligus mendorong pengembangan ekosistem haji dan umrah di Sulawesi Selatan.

Penyerahan tersebut dilakukan saat Gubernur Andi Sudirman menghadiri Sulsel Expo 2026 UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah di Taman Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Minggu (18/10/2026), bersama Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf.

Selain dukungan anggaran pembangunan masjid, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyediakan lahan seluas 3.000 meter persegi untuk pembangunan kantor wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat infrastruktur penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, terutama dalam menunjang kebutuhan jemaah saat musim haji berlangsung.

Andi Sudirman menyebut Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat ekosistem haji dan umrah di kawasan Indonesia Timur. Potensi itu ditopang oleh besarnya jumlah jemaah haji dan umrah asal Sulsel serta peluang keterlibatan pelaku usaha lokal.

Menurutnya, pengembangan ekosistem tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pelayanan ibadah, tetapi juga membuka ruang ekonomi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia berharap pelaku UMKM Sulawesi Selatan dapat mengambil bagian dalam rantai pasok kebutuhan jemaah, termasuk melalui penyediaan makanan khas daerah bagi jemaah Indonesia di Tanah Suci.

Sinergi pemerintah pusat dan daerah dinilai penting untuk memperkuat kualitas pelayanan jemaah sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan, baik dalam peningkatan fasilitas pelayanan haji dan umrah maupun dalam pengembangan ekonomi masyarakat.

Dengan dukungan infrastruktur dan keterlibatan pelaku usaha lokal, Sulawesi Selatan diharapkan semakin berperan dalam pengembangan ekosistem haji dan umrah, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Tim Redaksi