BANTAENG,PO — Semangat pemberdayaan perempuan dan penguatan peran kader organisasi menjadi fokus utama dalam Konferensi Cabang (Konfercab) Fatayat NU Kabupaten Bantaeng yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2026 di Gedung Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng.
Dalam momentum strategis ini, sosok Risdawati Majid, S.Pd., Gr., MM., tampil dengan membawa visi kepemimpinan lanjutan yang menitikberatkan pada kolaborasi dan harmonisasi program organisasi.
Sebagai salah satu srikandi Nahdlatul Ulama, Risdawati mengusung gagasan besar untuk memperkuat peran Fatayat NU dalam membina sumber daya manusia sekaligus mengembangkan potensi ekonomi perempuan di tingkat akar rumput.
Visi tersebut diwujudkan melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan mengedepankan sinergi antar kader serta pemangku kepentingan. Risdawati menilai bahwa perempuan tidak hanya memiliki peran strategis dalam keluarga, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi dan agen perubahan sosial di tengah masyarakat.
Salah satu program unggulan yang diusung adalah mendorong lahirnya 100 kader Fatayat NU sebagai Pratiwi Wirausaha Perempuan. Program ini diharapkan mampu mencetak kader-kader mandiri yang tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja dan menginspirasi lingkungan sekitarnya.
Selain itu, ia juga berkomitmen menghadirkan gerakan “Satu PAC, Satu UMKM” sebagai langkah konkret dalam memperkuat basis ekonomi organisasi. Melalui program ini, setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) diharapkan mampu mengembangkan unit usaha produktif yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.
Dikenal sebagai pribadi yang ramah, murah senyum, dan mudah bergaul, Risdawati Majid dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat serta mampu membawa organisasi ke arah yang lebih maju dan kompetitif.
Pengalamannya sosok Risdawati Majid juga seorang akademisi dari salah satu kampus yang ada di Bantaeng Universitas Prof. Dr. H. M. Arifin Sallatang (UNPAS), semakin memperkuat kompetensinya dalam membina kader dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia.
Dengan visi yang progresif dan program yang terarah, kehadiran Risdawati Majid dalam Konfercab Fatayat NU Bantaeng diharapkan mampu menjadi energi baru dalam mewujudkan perempuan yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Rdk








