iklan Promo

Irigasi Karelloe Teraliri Air, Dinas Pertanian Jeneponto Pantau Realisasi

Jeneponto,PO – Setelah pemantauan pengerjaan perbaikan hingga pembersihan saluran jaringan waduk Kelara Karelloe, beberapa waktu lalu oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir.

Bersama Tokoh Masyarakat Turatea Kamaruddin Siama serta puluhan warga yang bergotong royong membantu proses perbaikan saluran irigasi.

Kini, saluran irigasi Kelara Karelloe sudah teraliri air ke pengairan lahan persawahan petani.

Untuk itu, Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto terus menggenjot realisasi tanam padi di sembilan kecamatan yang sempat tertunda akibat rendahnya curah hujan dan akibat pekerjaan waduk Kelara Karelloe.

Dimana, sebelumnya waduk Karelloe beberapa bulan terakhir masih dalam perbaikan sehingga pengolahan tanah pada lahan persawahan tertunda.

Kini, diempat Kecamatan terutama di Kecamatan Turatea, Kelara, Batang, dan Tarowang yang termasuk daerah irigasi Karelloe, petani sudah pengolahan lahan untuk melakukan tanam padi.

“Alhamdulillah, pengairan irigiasi persawahan kini sudah lancar dan petani saat ini sudah bisa melaksanakan percepatan tanam di empat Kecamatan, termasuk Kelara, Turatea dan sekitarnya,” sebut Plt Kadis Pertanian Jeneponto, Bambang Hariyanto, SP.MM, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 27 Januari 2026.

Dengan begitu, Dinas Pertanian Jeneponto serta penyuluh pertanian yang ada di masing-masing wilayah terus melakukan pemantauan tanam padi petani, untuk memastikan semuanya dapat berjalan dengan maksimal untuk peningkatanya.

“Semua unsur Tim Pertanian Kabupaten Jeneponto bahu membahu menggenjot realisasi percepatan tanam padi, termasuk penyuluh pertanian yang setiap saat memantau proses tanam,” ucap Sekertaris Dinas Pertanian Jeneponto.

“Tim pun seharian berada dipersawahan petani untuk memastikan setiap hari melakukan pemantauan bersama, agar singkronisasi data tidak terjadi kesalahan data,” tambah Eks Kabid Tanaman Pangan itu, Bambang Hariyanto.

Dinas Pertanian Jeneponto terus melakukan pemantau agar realisasi cepat tanam padi dengan pengairan yang lancar dapat membantu meningkatkan ketersedian pangan.

Program ini pula untuk mendukung Pemerintah untuk meningkatkan produksi pertanian. Selain itu, pengairan yang lancar juga dapat membantu lebih cepat dan efektif, sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil panen.

Terpisah, salah satu petani padi yang di Jumpai di area persawahan, Jamal mengungkapkan, bahwa setelah irigasi pesawahan teraliri air, Ia pun tak tinggal diam, kami bersama petani lainya langsung menggarap sawah untuk segera tanam padi. Walapun menurut dia, awal tanam tahun ini agak terlambat. Namun Ia tetap optimis untuk hasilnya ada peningkatan dengan peran pemantauan dari penyuluh Dinas Pertanian Jeneponto.

“Ia, bersyukur. Walapun terlambat, Kami petani tetap optimis untuk tanam padi, karna air irigasi sudah teraliri,” singkat petani di Kecamatan Turatea itu.

Firmansyah