Jeneponto,PO – Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto melalui Bidang Sarana dan Prasarana mengelar peningkatan kapasitas petani dalam pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan).Upaya ini dilakukan untuk terus mengasah kemampuan petani dalam menggunakan alat pertanian modern dengan pelatihan pengoperasian dan perawatan Traktor roda empat,
Pelantikan itu pun di hadirkan puluhan petani yang digelar, di Kelurahan Bonto Tangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Rabu, 21 Januari 2026.
Plt Kepala Dinas Pertanian, Bambang Hariyanto, diwakili Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Jeneponto, Rusdy. S, menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan tersebut kita lakukan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam menggunakan mesin modern mengoperasikan operator dalam menggunakan traktor roda empat secara efektif, tak hanya itu kita memperkenalkan teknologi pertanian mendukung peningkatan produktivitas lahan.



“Disini kita memberikan pemahaman tentang perawatan dan keselamatan kerja saat mengoperasikan mesin,” ujarnya.
Lebih jauh, Rusdy menegaskan, bahwa pelatihan ini adalah bagian dari upaya kami mendorong mekanisasi pertanian. Kami ingin petani di Kabupaten Jeneponto tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas dengan memanfaatkan teknologi.
“Dengan begitu, kesejahteraan petani bisa meningkat dan Jeneponto semakin maju di sektor pertanian” tegasnya.
Sehingga dengan adanya pelatihan ini, diharapkan petani di Kabupaten Jeneponto semakin mandiri dalam mengoperasikan alat mesin pertanian agar Produktivitas pertanian meningkat, khususnya di sektor padi dan jagung yang menjadi Komoditas Unggulan di Kabupaten yang berjuluk Butta Turatea.
Dan mampu terbentuk kelompok operator terlatih yang siap membantu petani lain dalam pemanfaatan teknologi pertanian.
Maka dari itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian ini, pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Jeneponto.
“Keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan langsung di lapangan sehingga hasil pertanian semakin meningkat dan kesejahteraan petani semakin terangkat,” harap Rusdy.
Adapun, Materi disampaikan langsung oleh instruktur berpengalaman dari PT. Altrak 1978
meliputi: – Teknik dasar pengoperasian traktor roda empat.- Perawatan rutin agar mesin tetap awet dan siap digunakan.- Simulasi langsung di lapangan dengan. -Peserta juga diberikan pengetahuan tentang keselamatan kerja serta cara mengatasi gangguan teknis sederhana.
Salah satu peserta, Daeng Rewa, pun menyampaikan Apresiasi dengan adanya pelatih ini, dengan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat, sehingga para petani dapat menggunakan Alat Pertanian dengan baik.
“Selama ini kami hanya tahu cara menggunakan traktor secara sederhana. Dengan pelatihan ini, kami jadi lebih paham cara merawat mesin agar tidak cepat rusak.” ucapnya sembari tersenyum.
Turut Hadir, Instruktur Teknisi Dari PT. Altrak 1978 Nur Fajri, Penyuluh Pertanian se-Kecamatan Tamalatea, Puluhan Petani dari berbagai Desa/Kelurahan se-Kecamatan Tamalatea dan serta yang hadir.
Firmansyah








