iklan Promo

Buka Rapat Kerja, Ketua DPRD Bantaeng: Sarana Konstruktif Junjung Etika Kelembagaan

BANTAENG,PO — Ketua DPRD Bantaeng, H Budi Santoso membuka Rapat Kerja (Raker) DPRD Bantaeng di Hotel Golden Tulip, Makassar, 17 Januari 2026. Dalam kesempatan itu, legislator Nasdem tersebut mengingatkan akan pentingnya rapat kerja DPRD itu sebagai wadah sarana konstruktif antara eksekutif dan legislatif.

Budi Santoso mengingatkan akan keseimbangan antara legislatif dan eksekutif dalam pemerintahan ini. Oleh karena itu, Rapat Kerja itu diharapkan dapat menjadi salah satu masukan legislatif kepada eksekutif untuk kepentingan masyarakat Bantaeng seutuhnya.

“Hingga akhirnya, kebijakan-kebijakan yang dilahirkan melalui Raker ini diharapkan bisa benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak,” jelas dia.

 

Dia mengatakan, tantangan pembangunan di daerah, kedepannya akan semakin kompleks. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, mulai dari keterbatasan anggaran dan keterbatasan SDM akan menuntut peran eksekutif dan legislatif untuk bekerja lebih efektif dan efesien.

“DPRD sebagai mitra strategis pemerintah melalui Raker ini akan memberikan masukan yang konstruktif. Oleh karena itu marilah kita saling menghargai, dan menjunjung tinggi etika kelembagaan,” jelas dia.

Hadir dalam Raker tersebut dari pihak esekutif adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Bantaeng, Abdul Wahab. Dalam kesempatan itu, dia juga menekankan pentingnya komunikasi dan silaturahmi untuk menjaga keseimbangan pemerintahan antara legislatif dan eksekutif.

Dia berharap, kesimbangan dan komunikasi yang terjalin antara eksekutif dan legislatif yang terjalin selama ini bisa terus berjalan dengan baik. Dia meminta kepada semua pucuk pimpinan di eksekutif dan legislatif agar tidak mengambil kebijakan saat dalam kondisi komunikasi yang tidak seimbang.

“Jangan ambil keputusan pada saat kita tidak dalam keadaan tidak seimbang, dalam keadaan emosi. Karena kebijakan kita semua akan menentukan kepentingan masyarakat Bantaeng secara keseluruhan,” kata dia.

Dia juga berharap, ekskekutif dan legislatif akan terus senantiasa saling menghargai dan menjunjung tinggi etika kelembagaan. Menurutnya, di balik kepentingan itu semua, silaturahmi adalah hal yang lebih penting untuk kebaikan masyarakat Bantaeng.

“Fungsi-fungsi konsolidasi antara sekretariat daerah dengan legislatif harus dijalankan dengan baik demi pengambilan keputusan yang bijaksana. Di balik dari semua itu, satu hal yang lebih penting adalah silaturahmi,” kata dia.(egg)