JENEPONTO,PO – Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan gelar diskusi bersama UNICEF, Tanoto Foundation dan Jenewa Madani Indonesia untuk membahas upaya Percepatan Pencegahan Stunting melalui Pendekatan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP), di Kabupaten Jeneponto, Rabu, 17 September 2025.
Diskusi itu pun dibuka resmi di ruangan Kepala Bappelitbangda Kantor Bupati Jeneponto, oleh Kepala Bappenda Jeneponto, Alfian Afandy Syam, menyampaikan apresiasi kepada pihak UNICEF, Tanoto Foundation dan Jenewa Madani Indonesia atas kepedulian dan dukungannya yang diberikan sejak Tahun 2023 pada program Gizi dan Pencegahan Stunting.
“Dukungan yang diberikan ini tentunya, kami Pemerintah Kabupaten Jeneponto memberikan apresiasi atas progam bersama dalam pencegahan stunting,” ujarnya dalam sambutanya.
“Kabupaten Jeneponto saat ini berupaya menurunkan prevalensi stunting yang masih di angka 37%, oleh karena itu kerja sama strategis bersama UNICEF, Tanoto Foundation, dan Jenewa Madani Indonesia akan membantu mempercepat penurunan stunting,” tambahnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Hj. Syusanty A. Mansyur, menambahkan, program kerja sama UNICEF, Tanoto Foundation dan Jenewa Madani Indonesia, diantaranya Orientasi Berjenjang PMBA dan Penguatan Posyandu ke seluruh Puskesmas di Jeneponto, Orientasi pesan kunci pencegahan stunting ke TP PKK seluruh kecamatan dan desa, Perencanaan dan Penganggaran Stunting, orientasi Pengelolaan Gizi Buruk Terintegrasi (PGBT), dan Penguatan TP UKS/M.
“Jeneponto masih sangat membutuhkan bantuan afirmasi berupa dukungan-dukungan program pencegahan stunting agak bisa berupaya lebih cepat menurunkan stunting” sebutnya.
Dalam diskusi bersama itu, ada beberapa masukan, diantaranya adalah pentingnya menganisis kembali masalah-masalah penyebab stunting yang masih menyebabkan tingginya angka stunting Jeneponto, beberapa contohnya seperti masih tingginya perkawinan anak dan kurangnya konsumsi garam beryodium, dan masalah-masalah lain yang perlu dikaji lebih dalam.
Nike Frans UNICEF Sulsel bersama Michael Susanto, Head of Early Childhood Education & Development (ECED) Tanoto Foundation menjelaskan, dengan dilakukan cara pendekatan konvergensi percepatan penurunan stunting di Jeneponto menunjukkan bukti praktik baik kerja sama lintas sektoral yang nyata.
“Maka dari itu diperlukan cara lebih pendekatan, sehingga percepatan penurunan stunting dengan peran semua lintas sektoral terkait upaya pemerintah Kabupaten Jeneponto menutaskan stunting,”harapnya.
Turut hadir, Dinas Kesehatan Jeneponto, Tim Penggerak PKK, Dinas Komunikasi dan Informatika serta Bagian Kesra Jeneponto dan serta yang hadir.
Firmansyah








