iklan Promo

Warga Memilukan di Sinjai! Istri Lumpuh 4 Tahun, Keluarga Tak Mampu Bayar BPJS

Sinjai,PO —Kisah Pilu dialami keluarga Ahmad warga Balangnipa Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. istrinya bernama Sunarti (48),mengalami lumpuh akibat stroke selama empat tahun terakhir. Namun hingga kini, keluarga tersebut belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk biaya pengobatan. Tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang tidak mampu mereka bayar semakin memperparah keadaan, sehingga akses pengobatan menjadi sangat terbatas.

Ironisnya, Sunarti juga tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan lainnya. Hal itu terjadi karena dalam data administrasi, ia masih tercatat memiliki rumah.

 

Padahal, menurut keluarga, rumah tersebut telah dijual sekitar tujuh tahun lalu demi memenuhi kebutuhan hidup. Saat ini Sunarti bersama keluarganya hanya bisa menumpang tinggal di rumah kerabat.

Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan juga berdampak pada pendidikan anak mereka. Anak Sunarti terpaksa berhenti sekolah karena tidak lagi mampu membiayai kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari, demi membantu keluarga, anak tersebut kini harus bekerja mencari uang.

Keluarga Ahmad berharap ada perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait agar kondisi Sunarti bisa mendapatkan penanganan medis yang layak serta bantuan sosial yang selama ini belum pernah mereka terima.

Warga sekitar juga berharap agar data penerima bantuan sosial dapat diperbarui, sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan seperti Sunarti dapat memperoleh bantuan yang semestinya.

Nining Sri Mahyuni Selaku Keluarga yang dimintai keterangan mengatakan bahwa beliau tidak bisa dibawa berobat karena alasan BPJS nya masih menunggak, harus lunas dulu, di Dinsos juga tidak terdaftar karena masih dianggap punya rumah, tapi rumahnya sudah dijual berapa tahun lalu,”ungkap nya Kamis 12 Maret 2026.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara saat di konfirmasi mengatakan akan segera di tindak lanjuti.

“Kami sementara koordinasi dengan kepala Puskesmas Balangnipa,” ucapnya singkat.

Laporan: Ilham Hs