BANTAENG,PO — UPTD Puskesmas Baruga menyalurkan susu PKMK (Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus) kepada anak-anak dengan status gizi kurang dan gizi pendek (stunting), Rabu (11/2/2026).
Penyerahan ini menjadi bagian dari program peduli gizi sekaligus bentuk perhatian terhadap anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Distribusi susu dilakukan langsung oleh Kepala Puskesmas Baruga bersama petugas gizi di lingkungan UPTD Puskesmas Baruga. Para orang tua penerima manfaat tampak antusias dan berharap bantuan tersebut dapat membantu memperbaiki kondisi kesehatan anak mereka.
Seorang ibu penerima manfaat mengaku merasa terbantu dengan adanya susu PKMK yang disesuaikan dengan kondisi anaknya.
“Anak saya sulit makan dan berat badannya tidak naik-naik. Dengan susu ini, kami merasa ada perhatian khusus untuk kesehatan anak kami,” ujarnya.
Petugas gizi Puskesmas Baruga menjelaskan bahwa susu PKMK yang diberikan bukan bantuan biasa, melainkan telah melalui proses pemeriksaan medis yang ketat.
“Susu PKMK yang diterima sasaran telah melalui rekomendasi dan resep dokter spesialis anak di UPT Gizi Terpadu. Artinya, pemberian susu ini sesuai kebutuhan medis anak dan tidak bisa disamakan dengan susu biasa,” jelas petugas gizi.
Kepala Puskesmas Baruga menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas hidup anak-anak dengan masalah gizi dan disabilitas.
“Anak-anak dengan masalah gizi memerlukan penanganan khusus. Melalui penyaluran susu PKMK ini, kami berharap pertumbuhan mereka bisa lebih optimal dan kualitas hidupnya meningkat,” ujarnya.
Selain penyerahan susu, orang tua juga diberikan edukasi tentang cara pemberian susu yang tepat, pola makan sehat, serta pentingnya pemantauan rutin di fasilitas kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Baruga menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan layanan kuratif, tetapi juga melakukan intervensi gizi berkelanjutan demi masa depan anak-anak yang lebih sehat dan setara.
Abhy








