BANTAENG,PO – Di tengah rutinitas bertani yang menguras tenaga, perhatian terhadap kesehatan menjadi kebutuhan yang sering terabaikan. Menyadari hal tersebut, petugas kesehatan melakukan pemantauan kondisi kesehatan para petani yang tergabung dalam kelompok “Pesta Pora Petani Bangkit” di Dusun Pico, Desa Nipa-Nipa, Kamis 22 Januari 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kesehatan petani, khususnya melalui pemeriksaan tekanan darah, sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko penyakit tidak menular yang kerap dialami pekerja lapangan.
Satu per satu petani tampak antre dengan tenang. Beberapa di antaranya mengaku baru mengetahui kondisi tekanan darah mereka setelah dilakukan pemeriksaan. Seorang petani anggota kelompok, yang memilih tidak disebutkan namanya, mengaku kegiatan ini sangat membantu.
“Kami jarang sempat ke puskesmas karena kerja di kebun. Dengan pemeriksaan seperti ini, kami jadi tahu kondisi badan kami,” ungkapnya.
Kepala UPT Puskesmas Kassi-Kassi, Bd. Marwanty Kamaruddin, S.ST., M.M, menyampaikan bahwa pendekatan pelayanan kesehatan langsung ke kelompok masyarakat merupakan bagian dari strategi promotif dan preventif puskesmas.
“Petani adalah penopang kehidupan desa. Kami ingin memastikan kesehatan mereka tetap terjaga agar bisa terus produktif dan sejahtera. Pemeriksaan tekanan darah ini memang sederhana, tetapi dampaknya sangat besar,” jelasnya.
Ia juga mengimbau para petani agar tidak ragu memeriksakan kesehatan secara rutin dan segera berkonsultasi ke puskesmas apabila merasakan keluhan.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas berharap kesadaran petani terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sekaligus mempererat hubungan antara layanan kesehatan dan komunitas petani di desa.
Abhy








