Bantaeng,PO— UPT Puskesmas Moti sukses melaksanakan kegiatan Imunisasi Kejar Campak pada Senin, 19 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kekebalan anak terhadap penyakit campak di wilayah kerjanya.
Kegiatan ini menjangkau dua desa, yakni Desa Kaloling dan Desa Bonto-bontoa. Di Desa Kaloling, tercatat 14 anak berhasil mendapatkan imunisasi, sementara di Desa Bonto-bontoa sebanyak 1 anak telah menerima layanan imunisasi campak.
Kepala UPT Puskesmas Moti, Emmi Fitria, SKM., S.Kep., Ns, menyampaikan bahwa pelaksanaan imunisasi kejar ini merupakan langkah strategis untuk mengejar cakupan imunisasi yang belum optimal di beberapa wilayah.
“Imunisasi kejar campak ini kami lakukan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan haknya atas perlindungan kesehatan. Kami berkomitmen melindungi generasi muda dari penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui vaksin,” ujarnya.
Ia juga mengajak para orang tua agar lebih proaktif membawa anak-anak mereka ke fasilitas pelayanan kesehatan, baik di puskesmas maupun posyandu, sesuai jadwal imunisasi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, H. Iwan Setiawan, memberikan apresiasi atas konsistensi Puskesmas Moti dalam mendukung program nasional imunisasi.
“Kami mengapresiasi Puskesmas Moti yang terus bergerak aktif menjangkau masyarakat hingga ke desa. Imunisasi kejar seperti ini sangat penting untuk menutup celah cakupan dan mencegah terjadinya kasus campak di wilayah Kabupaten Bantaeng,” ungkapnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng berharap peran aktif puskesmas, dukungan pemerintah desa, serta kesadaran masyarakat dapat terus diperkuat, demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Abhy








