iklan Promo

Bupati Tak di Bantaeng, Demo Copot Direktur PDAM Berpotensi Tanpa Hasil

BANTAENG,PO – Aksi unjuk rasa Pergerakan Demokrasi Aliansi Masyarakat (PDAM) Bantaeng yang menuntut pencopotan Direktur PDAM Tirta Eremerasa, Suwardi, dinilai berpotensi tidak membuahkan hasil menyusul ketidakhadiran Bupati Bantaeng saat aksi berlangsung.

Demonstrasi digelar di dua titik, yakni Kantor PDAM Tirta Eremerasa dan Kantor Bupati Bantaeng, Senin, 19 Januari 2026. Massa menilai kepemimpinan Direktur PDAM bermasalah dan terindikasi melakukan pengaturan proyek pekerjaan konstruksi di Kabupaten Bantaeng.

Namun, harapan demonstran untuk mendapat respons langsung dari kepala daerah tidak terwujud. Bupati Bantaeng Uji Nurdin diketahui sedang berada di luar daerah saat aksi berlangsung, sehingga tuntutan massa tidak tersampaikan secara langsung kepada pengambil keputusan utama.

Selama kurang lebih tiga jam berorasi, demonstran hanya ditemui Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Bantaeng, Arifuddin. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa tuntutan pencopotan Direktur PDAM hanya akan berhenti pada penyampaian aspirasi tanpa kejelasan tindak lanjut.

Dalam orasinya, massa menyebut dugaan keterlibatan Direktur PDAM dalam pengaturan proyek telah berdampak pada buruknya pelayanan air bersih yang hingga kini masih dikeluhkan masyarakat. Mereka menilai, pembiaran terhadap persoalan ini akan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Kami ragu Bantaeng bangkit jika kondisi seperti ini dibiarkan. Untuk apa mempertahankan pejabat seperti ini. Urusan PDAM sampai sekarang tidak teratasi karena hanya proyek yang dikerja,” ujar Ilyas, salah satu orator aksi.

Ia menegaskan, pencopotan Direktur PDAM harus dilakukan sesegera mungkin sebagai bentuk ketegasan pemerintah daerah. “Kami mendesak sesegera mungkin, kalau perlu hari ini juga, Suwardi diturunkan dari jabatannya,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan menyatakan akan menyampaikan tuntutan massa kepada Bupati Bantaeng. Bahkan para pendemo mengancam akan memboikot jalan jika belum ada keputusan yang dilontarkan oleh perwakilan Bupati.

Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari pihak PDAM Tirta Eremerasa maupun dari Bupati Bantaeng terkait tuntutan pencopotan direktur yang disuarakan dalam aksi tersebut.

Abhy