Jakarta, Publikasi Online – Presiden Jokowi memberikan sejumlah penjelasan mengenai target 100 hari pertama Kabinet Indonesia Maju.
Ia menegaskan target tidak ada. Hanya saja tak henti-hentinya Jokowi mengingatkan, pemerintah yang dipimpinnya akan melanjutkan dari yang sebelumnya.
“Yang jelas kita ingin mengejar, yang pertama yang berkaitan dengan defisit neraca perdagangan, defisit transaksi berjalan, kemudian membuka lapangan pekerjaan. Yang ini kita akan lakukan dengan menarik investasi yang sebanyak-banyaknya,” ucap Presiden Jokowi usai melantik para menteri dan pejabat setingkat menteri, Rabu (23/10/2019) di Istana Negara.

Reformasi birokrasi harus dilakukan secara konkrit. Hal itu telah dilontarkan Jokowi saat bertemu satu-persatu para meneteri pada Selasa (22/10/2019) kemarin.
“Hal-hal yang yang ruwet, yang ribet disederhanakan. Kemudian tentu saja prioritas utama lima tahun ke depan adalah pembangunan sumber daya manusia,” sebutnya.
Sehingga semuanya menfhasilkan sebuah competitiveness index yang meloncat lebih baik.
“Dan yang paling terakhir, penggunaan APBN yang fokus dan terarah,” tegas Presiden.
